Kemendes PDTT Dorong Transparansi dan Pembangunan Melalui Digitalisasi Desa

Senin, 01 Sep 2025, 18:00 WIB

JAKARTA – Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) menegaskan bahwa penerapan digitalisasi di desa membawa berbagai manfaat yang nyata. Transformasi ini tidak hanya menyederhanakan pelayanan publik, tetapi juga memperkuat kontrol masyarakat terhadap jalannya pemerintahan desa serta pelaksanaan pembangunan.

“Hal ini memungkinkan kontrol publik terhadap penyelenggaraan pemerintahan desa, upaya pembangunan, dan urusan kemasyarakatan,” ujar Kepala Pusat Pengembangan Daya Saing dan Informasi Desa dan Daerah Tertinggal Kemendes PDTT, Luthfy Latief, dalam podcast resmi kementerian yang dipantau di Jakarta, Senin (1/9/2025).

Ket. Foto: Kepala Pusat Pengembangan Daya Saing dan Informasi Desa dan Daerah Tertinggal, Luthfy Latief, dalam podcast Pusat Pengembangan dan Informasi Desa dan Daerah Tertinggal yang dipantau pada Senin (1/9/2025) — Sumber: Antara

Menurut Latief, salah satu bentuk nyata dari penguatan kontrol publik melalui digitalisasi adalah transparansi pemanfaatan dana desa. Dengan adanya platform digital atau situs web resmi desa, masyarakat dapat dengan mudah mengakses informasi terkait alokasi dan penggunaan anggaran desa.

“Digitalisasi memungkinkan masyarakat mengetahui jumlah dana desa yang dimiliki desa mereka, dan untuk apa saja dana tersebut digunakan,” katanya.

Latief menambahkan, langkah ini sejalan dengan upaya pemerintah untuk mendorong tata kelola desa yang transparan dan akuntabel. Pemanfaatan teknologi digital dinilai mampu membangun kepercayaan publik sekaligus meningkatkan partisipasi warga dalam mengawasi program pembangunan desa.

Sebagai bentuk dorongan agar desa-desa semakin gencar menerapkan digitalisasi, Kemendes PDTT menggelar Kompetisi Desa Digital. Ajang ini diselenggarakan oleh Pusat Pengembangan dan Informasi Desa dan Daerah Tertinggal dengan tema “Membangun Desa, Membangun Indonesia”.

Kompetisi tersebut diikuti oleh desa-desa yang telah mengadopsi teknologi digital dalam penyelenggaraan pemerintahan, pengembangan masyarakat, serta pemberdayaan warga. Tujuannya untuk memberikan ruang apresiasi kepada desa yang berhasil menciptakan inovasi berbasis digital guna mempercepat transformasi.

Menurut Kepala Pusat Pengembangan dan Informasi Desa dan Daerah Tertinggal, Mulyadin Malik, keberadaan kompetisi ini sekaligus menjadi tolok ukur perkembangan desa digital di seluruh Indonesia. Desa yang mampu mengoptimalkan teknologi dinilai dapat memberikan kontribusi besar terhadap pembangunan nasional.

“Hal ini diharapkan dapat meningkatkan partisipasi desa dalam mengembangkan desa digital di seluruh Indonesia dan menjadi instrumen untuk mengukur perkembangan desa yang telah menerapkan digitalisasi,” ujar Mulyadin.

Ia menekankan bahwa digitalisasi bukan hanya sekadar tren, melainkan kebutuhan untuk menjawab tantangan zaman. Desa yang transparan, adaptif, dan berdaya saing akan lebih mudah berintegrasi dengan ekosistem pembangunan nasional.

Dalam pelaksanaannya, Kemendes PDTT telah menetapkan enam desa sebagai finalis Kompetisi Desa Digital 2025. Desa tersebut antara lain Desa Cibiru Wetan, Desa Duda Timur, Desa Kauman, Desa Krandegan, Desa Muaro Singoan, dan Desa Plasan.

Keenam desa ini dipilih karena dinilai berhasil menghadirkan solusi digital yang mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik, membuka akses informasi yang lebih luas, serta memperkuat peran masyarakat dalam proses pembangunan. Keberhasilan mereka diharapkan menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Indonesia untuk lebih berani berinovasi.

Kompetisi Desa Digital juga menjadi salah satu strategi pemerintah dalam mempercepat realisasi visi Indonesia digital. Melalui program ini, desa diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam pemanfaatan teknologi guna mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Dengan adanya kompetisi dan dorongan dari pemerintah pusat, desa-desa di seluruh nusantara diharapkan semakin terdorong untuk melakukan transformasi digital. Upaya tersebut diyakini akan menjadikan desa sebagai pusat kemajuan yang berkontribusi terhadap pembangunan nasional secara berkelanjutan.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Paundra Zakirulloh

Berita Terbaru

UMKM Tegal Punya Harapan Baru, OJK Perkuat Akses Pembiayaan

Awal yang Baik bagi Madrid Bersama Mourinho Usai Tundukkan Espanyol

Program-program Unggulan Gorontalo akan Menuju Laut

Banjarmasin 5 Abad, Festival Tari Jadi Cara Rawat Tradisi Banjar

NU Menegaskan akan Menolak Penggunaan Uang dalam Muktamar. Politik Uang Itu Moral Bobrok

Jangan Tertipu! BP3MI Sulsel Ingatkan Warga Pilih Jalur Resmi Kerja di Luar Negeri

Awal yang Cantik di Periode Kedua, Mourinho bawa Madrid Kalahkan Espanyol 2-1

Lima Mahasiswa UI Bikin Gebrakan di AS, Jadi Satu-satunya Tim S-1 di Program Geosains Dunia

Mandi di Pantai Tuturuga Berujung Petaka, 4 Orang Terseret Ombak

Niat Awal Ingin Inspeksi, GM Pelindo Maumere Justru Berjibaku Selamatkan Korban Gempa Jatuh ke Laut

Hebat Prestasi Mendunia! Lima Mahasiswa UI Tembus Program Geosains di Houston

Jalan layang Bomang Buka Akses Warga Bojonggede dan Parung Langsung ke Cibinong

Pemkot Pariaman dan KKP Koordinasi Realisasikan Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih

Beras Indonesia Surplus 3,67 Juta Ton, Kok Harga di Daerah Masih Bisa Rp30 Ribu?

Inter Milan Rekrut Curtis Jones dari Liverpool, Kontrak hingga 2031

Kirab Ancak Agung Jember Kembali Bikin Sejarah, Rekor MURI Berhasil Dipecahkan!

Pemprov Gorontalo Perkuat Sektor Agro Maritim

Sungai Musi Bersih, Kota Palembang Asri! Wali Kota Dorong Aksi Peduli Lingkungan

Pemkot Palu Sasar 31.316 Penerima Manfaat Bantuan Pangan

Hasil Liga Spanyol: Mourinho Awali Periode Kedua di Madrid dengan Kemenangan 2-1 Atas Espanyol

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.