Presiden Prabowo Batalkan Rencana Kunjungan ke Tiongkok
Minggu, 31 Agu 2025, 10:39 WIBJAKARTA - Presiden Prabowo Subianto telah memutuskan untuk membatalkan rencana kunjungan ke Tiongkok karena gelombang aksi demonstrasi yang melanda beberapa kota di Indonesia.
Presiden Prabowo diundang oleh Presiden Tiongkok Xi Jinping untuk menghadiri Parade Hari Kemenangan di Beijing pada 3 September 2025. Prabowo termasuk di antara 26 kepala negara dan pemerintahan yang diundang.
Menteri Sekretaris Negara sekaligus Juru Bicara Presiden Prasetyo Hadi mengkonfirmasi, pernyataan Sekretariat Presiden yang dipublikasikan pada Sabtu (30/8) tersebut menjelaskan bahwa Prabowo ingin tetap berada di Indonesia untuk memantau protes nasional.
"Bapak Presiden ingin melihat langsung kondisi, memimpin, dan mencari solusi terbaik atas kerusuhan ini. Oleh karena itu, Presiden Prabowo Subianto dengan rendah hati meminta maaf kepada pemerintah Tiongkok karena tidak dapat memenuhi undangan mereka," ujar Hadi.
Hadi mengatakan, Presiden Prabowo awalnya menerima undangan dari Tiongkok karena bertepatan dengan Sidang Umum ke-80 Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada 23 September, di mana ia diharapkan berbicara kepada para pemimpin dunia.
"Presiden menerima beberapa undangan untuk agenda pada bulan September, termasuk Sidang Umum PBB tahunan di New York," kata Hadi.
Undangan dari PBB tersebut dipertimbangkan oleh presiden saat memutuskan apakah akan menerima undangan dari Tiongkok atau tidak, tambahnya.
Parade Hari Kemenangan di Beijing memperingati 80 tahun kemenangan Tiongkok dalam Perang Perlawanan Rakyat Melawan Agresi Jepang dan Perang Anti-Fasis Dunia.
Parade tersebut akan menampilkan aset militer generasi baru, termasuk tank generasi keempat, jet tempur canggih, peralatan cerdas tak berawak, dan rudal antikapal hipersonik yang diperkenalkan ke publik untuk pertama kalinya.
Namun, sejak Jumat, 29 Agustus, aksi demo telah menyebar di beberapa kota di Indonesia, termasuk Jakarta, setelah tewasnya pengemudi ojek online berusia 21 tahun, Affan Kurniawan, yang tertabrak kendaraan polisi saat unjuk rasa di dekat Kompleks Parlemen pada Kamis (28/8).
Kekerasan meningkat setelah malam tiba, para pendemo merusak fasilitas umum. Gedung DPRD dilaporkan dibakar di Makassar, Sulawesi Selatan, dan Mataram, Nusa Tenggara Barat.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara, Lili Lestari
Berita Terkait:
-
Presiden Prabowo Subianto Sampaikan Pidato Kenegaraan di Sidang Tahunan MPR
-
Presiden Prabowo: Ekspor Beras dan Jagung Tumbuh, Produksi Pangan Meningkat
-
Presiden Prabowo Sambut Kunjungan Resmi Presiden Peru
-
Puan Maharani Puji Tangan Dingin Prabowo: Cabut Izin Tambang Raja Ampat hingga Bela Petani, Bukti Presiden Gaspol!
-
Presiden Prabowo Hadiri Wisuda 521 Sarjana UKRI di Bandung
-
Prabowo Sebut Danantara Menjadi Mesin untuk Ciptakan Jutaan Lapangan Kerja Berkualitas
-
Kodam XIX/Tuanku Tambusai Resmi Berdiri untuk Wilayah Riau dan Kepri
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.