Prabowo Sebut Danantara Menjadi Mesin untuk Ciptakan Jutaan Lapangan Kerja Berkualitas

Jumat, 15 Agu 2025, 16:00 WIB

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menyampaikan bahwa dana kekayaan negara yang baru dibentuk, Danantara, akan memainkan peran penting dalam menciptakan jutaan lapangan kerja berkualitas melalui investasi strategis, sekaligus mengelola salah satu portofolio aset terbesar di dunia. Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo dalam pidato kenegaraan perdananya di hadapan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) sejak dilantik pada Oktober lalu.

Prabowo mengungkapkan bahwa Danantara kini mengelola aset senilai lebih dari 1 triliun dolar AS.

Ket. Foto: — Sumber: Koran Jakarta / Paundra Zakirulloh

“Dalam upaya mempercepat investasi pada industrialisasi sumber daya alam dan sektor strategis lainnya, serta menciptakan lapangan kerja berkualitas, kami bersama Dewan Perwakilan Rakyat  telah membentuk Danantara. Ini adalah lembaga pengelola investasi yang mengelola aset senilai lebih dari 1 triliun dolar AS,” ujarnya. “Danantara akan menciptakan jutaan lapangan kerja berkualitas, khususnya di industri hilir.”

Ia menambahkan bahwa industrialisasi produk mineral dan pertambangan akan secara signifikan meningkatkan nilai tambah ekspor Indonesia dan memberikan kontribusi besar terhadap perekonomian nasional. Menurutnya, langkah ini menjadi strategi penting untuk memaksimalkan potensi sumber daya alam dalam negeri.

Dalam kesempatan itu, Prabowo juga mengklaim bahwa tingkat pengangguran di Indonesia telah turun ke level terendah sejak krisis finansial Asia pada 1998. Capaian tersebut disebut sebagai hasil dari kebijakan yang fokus pada penciptaan lapangan kerja dan penguatan ekonomi rakyat.

Sebagai bagian dari upaya penciptaan lapangan kerja yang lebih luas, pemerintah telah meluncurkan 80.000 Koperasi Merah Putih untuk memperkuat perekonomian desa. Koperasi ini berfokus pada usaha kecil bagi petani dan nelayan, sekaligus menyediakan kebutuhan pokok terjangkau seperti beras, minyak goreng, gas elpiji, dan pupuk dengan subsidi pemerintah.

“Keberadaan koperasi di setiap desa akan mendorong perekonomian desa dan menciptakan jutaan lapangan kerja,” kata Prabowo.

Ia menegaskan bahwa pemberdayaan ekonomi pedesaan menjadi kunci pemerataan kesejahteraan di seluruh wilayah Indonesia.

Prabowo juga mencatat bahwa pada paruh pertama 2025, investasi tumbuh 13,6 persen secara tahunan menjadi Rp 942 triliun atau setara 58,3 miliar dolar AS, yang berhasil menciptakan 1,2 juta lapangan kerja baru. Meskipun dihadapkan pada ketegangan ekonomi dan geopolitik global, perekonomian Indonesia tetap tumbuh 5,12 persen pada kuartal kedua 2025.

“Beberapa ekonom menyatakan keyakinan” bahwa pertumbuhan tersebut akan semakin cepat dalam beberapa tahun mendatang, ujarnya.

Dalam bagian lain pidatonya yang disiarkan langsung oleh BTV, Prabowo mengklaim pemerintahannya telah berhasil menghemat Rp 300 triliun atau sekitar 18,6 miliar dolar AS dari anggaran negara yang sebelumnya rawan disalahgunakan dan dikorupsi. Kebijakan penghematan yang menargetkan perjalanan dan pertemuan yang tidak esensial disebutnya telah membebaskan “ratusan triliun rupiah” untuk dialihkan ke pengeluaran yang lebih mendesak dan produktif.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.