- Home
-
- Luar Negeri
-
- Banjir Terjang Wilayah Pun...
Banjir Terjang Wilayah Punjab Renggut 30 Korban Jiwa
Sabtu, 30 Agu 2025, 21:29 WIBKARACHI - Jumlah korban tewas akibat banjir besar di Provinsi Punjab, timur laut Pakistan, meningkat menjadi 30 orang dalam tiga hari terakhir.
Otoritas setempat melakukan pelubangan tanggul secara terkontrol untuk mencegah banjir besar merendam kota-kota besar, kata seorang menteri, Sabtu (30/8).
Tim penyelamat yang didukung pasukan militer mengevakuasi ribuan warga yang terjebak di wilayah terdampak, sementara arus banjir besar bergerak ke selatan menuju Sungai Indus.
Menteri Senior Punjab Marriyum Aurangzeb mengatakan kepada wartawan di ibu kota provinsi Lahore bahwa hampir setengah juta orang telah dievakuasi dari berbagai distrik.
Untuk pertama kalinya dalam sejarah 78 tahun Pakistan, tiga sungai di timur â Chenab, Ravi, dan Sutlej â meluap secara bersamaan, sehingga merendam lebih dari 2.000 desa dan berdampak pada lebih dari 1,5 juta orang.
Aurangzeb menambahkan, sekitar 500 posko pengungsian telah didirikan di seluruh provinsi untuk menampung warga terdampak.
Rekaman yang ditayangkan stasiun televisi lokal Geo News memperlihatkan tim penyelamat mengevakuasi warga yang berlindung di atap rumah bahkan di atas pohon di Distrik Kasur. Rekaman lain menunjukkan petugas menggunakan pengeras suara meminta penduduk di bantaran sungai dan daerah rendah segera mengungsi.
Di Multan, yang diperkirakan akan diterjang banjir pada Minggu (31/8), pemerintah daerah menargetkan memindahkan 300 ribu penduduk ke lokasi yang lebih aman pada Sabtu malam.
Sementara itu, otoritas di Provinsi Sindh, Pakistan selatan, mengimbau warga yang tinggal di hilir sungai agar bersiap menghadapi evakuasi wajib karena Sungai Indus diperkirakan akan mencapai level banjir besar pekan depan.
âKami telah menempatkan warga dan otoritas dalam kondisi siaga tinggi karena banjir dari tiga sungai itu mengalir menuju Sungai Indus,â kata Menteri Provinsi Jam Khan Shoro yang mengawasi jalannya operasi bantuan di Sindh.
Banjir kali ini disebut sebagai yang terburuk setelah bencana serupa pada 2022 yang merendam sepertiga wilayah Pakistan, menewaskan lebih dari 1.700 orang, dan menyebabkan kerugian infrastruktur hingga 32 miliar dolar AS (sekitar Rp525,9 triliun), menurut data pemerintah. Ant/Anadolu
- pakistan
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Deri Henriawan
Berita Terkait:
-
Dibuang PSG, Randal Kolo Muani Malah Dipermanenkan Juventus dengan Nilai Fantastis!
-
Trump Klaim Aset Iran yang Dicairkan untuk Beli Produk Pertanian AS
-
62.000 Rumah Subsidi Akad Massal 30 Juli! Ini Syarat Dapat Rumah FLPP 2026
-
Piala Dunia 2026: Deschamps Akui Bertanggung Jawab atas Babak Pertama yang Buruk di Laga Perpisahan Bersama Prancis
-
Rumah Sakit di Pakistan Kebakaran, Belasan Bayi Baru Lahir Tewas
-
Memasuki Fase Puncak Musim Kemarau, Peluang Hujan Sangat Rendah di NTB pada Awal Juli
-
Gelaran Segoro Topeng Kaliwungu Jadi Penggerak Ekonomi Berbasis Wisata di Lumajang
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.