Menko Pangan Minta Koperasi Merah Putih Dipermudah

Jumat, 29 Agu 2025, 01:30 WIB

Semarang – Menteri Koodinator (Menko) Bidang Pangan Zukifli Hasan (Zulhas) meminta Koperasi Desa/ Kelurahan Merah Putih diberi kemudahan, bukan dikasihani.


"Jangan ruwet, rakyat minta dipermudah saja. Tidak dikasihani, bukan disedekahi," kata Zulkifli saat meninjau Koperasi Kelurahan Merah Putih Gedawang, Kota Semarang, Kamis (28/8).

Ket. Foto: Menteri Koodinator (Menko) Bidang Pangan Zukifli Hasan (Zulhas) — Sumber: antara

Seperti dikutip dari Antara, menurut Zulhas, negara dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) hadir untuk mempermudah.


"Tidak perlu dikasihani. Kita ingin jadi pengusaha, mau berdaya, kuat," tambahnya.


Ia menegaskan tidak ada pemberian uang untuk Koperasi Merah Putih dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).


"Tidak ada bagi-bagi duit. Kalau ada bagi-bagi duit, 'nggak' kembali, setahun sudah tutup," katanya.

Koperasi Merah Putih, lanjut dia, memotong mata rantai pasar yang panjang.


Dengan demikian, kata dia, ekonomi bisa lahir dari desa dan kelurahan.


Melalui Koperasi Merah Putih, ia menegaskan akan lahir pengusaha dan wirausahawan dari desa dan kelurahan.


Melalui Koperasi Merah Putih, ia menuturkan Presiden Prabowo Subianto ingin pemberdayaan.

"Jangan rakyat cuma dikasih beras, bantuan tunai. Desa dan kelurahan akan menjadi pusat UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah)," katanya.

Aturan Izin

Seiring dengan itu, Kementerian Koperasi dan Kementerian Investasi dan Hilirisasi /BKPM sepakat melonggarkan aturan perizinan bagi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dalam mendapatkan Nomor Induk Berusaha (NIB) dan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) agar bisa memasarkan produk-produk BUMN.

Wakil Menteri Koperasi Ferry Juliantono mengatakan ada 80.605 koperasi desa yang sudah memiliki badan hukum dan Nomor Induk Koperasi (NIK).

Meskipun data pengurus, pengawas, dan jenis usaha sudah tercatat, koperasi-koperasi ini tetap memerlukan NIB agar bisa memasarkan produk BUMN seperti gas elpiji, pupuk, dan minyak goreng.

Ia mengungkapkan masih banyak koperasi yang kesulitan untuk mengakses ke perizinan NIB. Padahal untuk mendapatkan akses pembiayaan dari Himbara, Kopdes membutuhkan NIB dan KBLI.

“Semua data ada di Kemenkop, jadi diharapkan Kopdes tidak perlu lagi menginput untuk proses perizinan NIB," katanya.

Kemenkop dan Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM sepakat untuk membentuk desk bersama guna membantu proses penginputan data Kopdes Merah Putih ke dalam sistem Online Single Submission (OSS). Selain itu, mereka juga akan mengadakan pelatihan khusus bagi para pengurus Kopdes.

Redaktur: Andreas Tanjung

Penulis: Eko S

Berita Terbaru

Karhutla Makin Mengancam, Kemenhub Fasilitasi Pesawat Asing untuk Perkuat Penanganan

Aturan Baru Florida Bikin Geger! Ngebut Ditilang, Berkendara Lambat Juga Kena

Potensi Karhutla pada Musim Kemarau, BMKG Minta Masyarakat DIY Waspada

Karyawan Hyundai-Kia Mogok Besar-besaran, 40.000 Pekerja Khawatir Robot AI Gantikan Manusia

Kebakaran di Taman Nasional Way Kambas Berhasil Dipadamkan, Polda Lampung: Tim Pastikan Tak Ada Titik Api Lain

Fitur Canggih Mobil Ternyata Jarang Dipakai, Ada yang Tak Tahu Cara Menggunakannya

Krisis Air Bersih di Natuna! Pemkab Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak

Kekeringan Meteorologis, BMKG Ingatkan Seluruh Wilayah Jateng untuk Siaga

Curanmor Merajalela! Polda Banten Bongkar Sindikat yang Beraksi di 14 Lokasi

Status Siaga Kekeringan Meteorologis untuk Seluruh Wilayah Jateng

Rumah Adat Wisata Sade Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus pada Pemulihan Korban

Cincinnati Open, Area Sial bagi Swiatek Dikalahkan Pegula

Prawirotaman Adakan Festival Guna Menunjang Kunjungan Wisata

Warga Semarang yang Akan Menikah, Lihat Pameran 50 Vendor Wedding

Jatim Hari Ini Cerah-Berawan, Gelombang hingga 3,7 Meter Mengintai Perairan Selatan

Gubernur Emanuel Melkiades Bawa Bantuan ke Tiga Titik Terdampak Gempa M7,7 di Riung

Real Madrid di Bawah Pelatih Mourinho Kalahkan Espanyol 2-1

Putus Akibat Gempa, Akses Jembatan Wae Dampek di Manggarai Timur Pulih

Kapal Kargo Muatan Bijih Besi Tujuan Singapura Tenggelam di Lepas Pantai India, Dua ABK Selamat

Kucuran Beras Capai 1,65 Juta Ton, Pemerintah Optimistis Rem Harga Beras di Puncak El Nino

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.