Demi Keamanan, SPBU Pejompongan Ditutup Sementara Pasca Bentrokan Pendemo dengan Aparat

Jumat, 29 Agu 2025, 08:00 WIB

JAKARTA - PT Pertamina Patra Niaga menghentikan sementara operasional SPBU Pejompongan untuk keamanan dan keselamatan bersama, menyusul bentrokan antara massa aksi dengan personel kepolisian di kawasan Pejompongan Tanah Abang Jakarta Pusat, pada Kamis (28/9) malam.

“Operasional SPBU dihentikan sementara untuk keamanan dan keselamatan,” kata Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Roberth Marchelino Verieza ketika dihubungi dari Jakarta, Kamis malam.

Ket. Foto: Pengunjuk rasa saat melakukan aksi di depan Markas Komando (Mako) Brimob Polda Mtero Jaya Kwitang Jakarta, Jumat (29/8/2025). — Sumber: ANTARA

Roberth mengungkapkan, terdapat satu dispenser di SPBU tersebut yang rusak karena terkena molotov.

Akan tetapi, lanjut dia, kerusakan tersebut dapat segera diatasi, sehingga tidak terdapat permasalahan serius seperti SPBU yang terbakar.

“Kondisi SPBU aman,” ucapnya.

Lebih lanjut, Roberth juga mengimbau agar masyarakat turut menjaga dan mengamankan sarana dan fasilitas energi, seperti SPBU, demi kepentingan umum. Terlebih, SPBU berperan vital dalam menjaga kelancaran aktivitas masyarakat.

Letusan petasan serta batu dan tembakan gas air mata saling bersahutan dalam bentrokan antara massa aksi dengan personel kepolisian di kawasan Pejompongan Tanah Abang Jakarta Pusat pada Kamis petang.

Aksi di kawasan tersebut lantas diwarnai insiden pengemudi ojek online (ojol) yang terlindas oleh kendaraan taktis (rantis) Barracuda milik Brimob.

Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo pun menyampaikan permintaan maaf atas insiden tersebut.

Kapolri mengatakan bahwa jajarannya tengah mencari keberadaan sopir ojol tersebut.

Selain itu, dia juga telah memerintahkan Divisi Propam Polri untuk menangani peristiwa ini lebih lanjut.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara, Lili Lestari

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.