BEM SI dan Massa Aksi Bakar Barier di Depan Polda Metro Jaya

Jumat, 29 Agu 2025, 18:15 WIB

JAKARTA – Aksi unjuk rasa yang digelar Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) bersama sejumlah demonstran lain di depan gedung Polda Metro Jaya pada Jumat (29/8/2025) sore semakin memanas. Massa aksi membakar barier pembatas serta pagar, bahkan mencoba merusak kamera CCTV yang terpasang di depan gedung dan mengarah ke Jalan Sudirman.

Pantauan di lokasi sekitar pukul 17.18 WIB, ribuan massa masih bertahan memadati kawasan Polda Metro Jaya. Jalan Jenderal Sudirman pun lumpuh total lantaran dipenuhi demonstran yang menggelar orasi serta menuntut keadilan atas kematian driver ojek online Affan Kurniawan (21).

Ket. Foto: — Sumber: Koran Jakarta / Paundra Zakirulloh

Dalam orasinya, massa mendesak kepolisian membuka secara terang benderang identitas tujuh anggota Brimob yang diduga terlibat dalam peristiwa yang menewaskan Affan. Mereka menolak jika nama para anggota hanya disebut dengan inisial.

“Sebut nama, sebut nama, sebut nama,” teriak demonstran secara serempak di depan gerbang Polda Metro Jaya. Seruan itu menggema di tengah kepulan asap pembakaran barikade yang dilakukan massa.

Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri sempat menemui massa sekitar pukul 16.50 WIB. Kehadiran Asep langsung disambut sorakan dan tuntutan dari demonstran yang meminta pengusutan tuntas kasus kematian Affan.

Tak lama berselang, Wakapolda Metro Jaya Brigjen Dekananto Eko Purwono juga keluar menemui massa. Dalam pernyataannya, Dekananto memastikan pihaknya berkomitmen menyelesaikan kasus tersebut dan sudah menahan tujuh anggota Brimob yang diduga terlibat.

“Kejadian itu sama-sama tidak kita inginkan. Kami sampaikan, Bapak Kapolda menyampaikan komitmen kasus ini akan diusut tuntas. Hari ini juga ketujuh tersangka sudah disel dan diproses,” ujar Dekananto di hadapan massa aksi.

Ia menambahkan, seluruh pihak diharapkan mengawal proses hukum agar berjalan transparan. Polda Metro Jaya, lanjutnya, juga telah berkoordinasi dengan jajaran kepolisian lain untuk membebaskan massa aksi yang sebelumnya sempat diamankan.

“Nanti bisa komunikasi dengan saya apabila masih ada diamankan. Kami akan komunikasi untuk dibebaskan. Teman-teman mahasiswa sahabat kami, saya apresiasi, terima kasih atas nama keluarga besar Polda Metro, kami menghargai dan menghormati kehadiran teman-teman,” jelasnya.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.