Viral! Rantis Brimob Lindas Driver Ojol Saat Demo Ricuh di Jakarta, Korban Tewas

Kamis, 28 Agu 2025, 23:23 WIB

JAKARTA - Insiden mengerikan terjadi di tengah aksi demonstrasi yang berlangsung di Jakarta pada Kamis (28/8/2025). Sebuah kendaraan taktis (rantis) milik Brimob terekam melindas seorang pengemudi ojek online (ojol) di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat. Video kejadian tersebut viral di berbagai platform media sosial, memicu kemarahan publik dan memunculkan gelombang protes dari warga dan komunitas ojol.

Dalam rekaman yang beredar, rantis Brimob terlihat melaju dengan kecepatan tinggi di tengah kerumunan massa yang sedang dibubarkan paksa oleh aparat. Di tengah kekacauan, seorang pria berjaket ojol terjatuh dan tak sempat menghindar. Kendaraan lapis baja itu terus melaju dan melindas tubuh korban tanpa berhenti. Korban, yang diketahui seorang laki-laki, dikabarkan meninggal dunia saat dibawa ke rumah sakit terdekat di kawasan Jakarta Pusat. Informasi 

Ket. Foto: — Sumber: Tangkapan Layar

Kejadian ini memicu amarah massa yang kemudian mengejar rantis Brimob hingga ke Jalan Layang Non-Tol Casablanca. Beberapa pengendara ojol bahkan nekat membuntuti kendaraan tersebut menggunakan sepeda motor.

Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo menyampaikan permintaan maaf atas insiden sopir ojek online (ojol) yang dilindas kendaraan taktis (rantis) milik Brimob di kawasan Jakarta Selatan.

“Saya menyesali terhadap peristiwa yang terjadi. Kami mohon maaf yang sebesar-besarnya untuk korban serta seluruh keluarga dan juga seluruh keluarga besar ojol,” kata Kapolri kepada awak media di Jakarta, Kamis malam.

Kapolri mengatakan bahwa jajaran tengah mencari keberadaan sopir ojol tersebut.

“Sampai saat ini, kami sedang minta Kapolda Metro Jaya, Kadiv Propam Polri, dan tim Pusdokkes Polri untuk mencari keberadaan korban,” katanya.

Insiden ini terjadi di tengah demonstrasi besar yang berlangsung sejak siang hari di depan Kompleks MPR/DPR/DPD RI, Senayan. Aksi yang semula damai berubah menjadi ricuh saat aparat mulai membubarkan massa dengan gas air mata dan water cannon. Massa membalas dengan lemparan batu, petasan, dan botol, menyebabkan bentrokan di sejumlah titik seperti Jalan Penjernihan, Penjompongan, Bendungan Hilir, KS Tubun Petamburan, dan Palmerah.

Redaktur: Rivaldi Dani Rahmadi

Penulis: Rivaldi Dani Rahmadi

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.