Kukar Siapkan Potensi Investasi Hilirisasi sebagai Penyangga IKN
Kamis, 28 Agu 2025, 03:09 WIBTENGGARONG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur (Kaltim) secara proaktif menyiapkan beragam potensi investasi dengan fokus utama pada sektor hilirisasi untuk memperkuat posisinya sebagai daerah penyangga strategis Ibu Kota Nusantara (IKN).
Bupati Kukar Aulia Rahman Basri menyatakan bahwa penguatan hilirisasi akan mencakup seluruh kecamatan melalui program One District, One Industry.
Menurutnya, program ini dirancang untuk membangun industri pengolahan yang dekat dengan sumber bahan baku, seperti turunan kelapa sawit, pasir silika, hingga batu bara. âIndustrinya yang kita dekatkan dengan sumber potensi di setiap kecamatan, sehingga proses hilirisasi komoditas unggulan dapat berjalan optimal,â ujar Aulia di Tenggarong, Rabu (27/8).
Selain industri berbasis sumber daya alam, sektor pariwisata juga menjadi andalan dengan rencana pengembangan Pulau Kumala sebagai ikon âone-stop entertainmentâ.
Pemkab Kukar berencana membangun lapangan golf bertaraf internasional dan hotel, serta memberikan insentif berupa pembangunan jembatan akses mobil untuk menarik investor.
âKami ingin menyajikan suatu pengalaman yang tidak didapat di tempat lain, menjadikannya destinasi pemulihan (healing) bagi warga IKN di masa depan,â jelasnya.
Untuk menunjang iklim investasi, Pemkab Kukar memberikan kemudahan perizinan melalui Mal Pelayanan Publik (MPP) yang menyediakan 27 jenis layanan terintegrasi, termasuk inovasi digital seperti Metaverse MPP.
Selain itu, calon investor dapat mengakses informasi peluang investasi melalui portal Investment Project Ready to Offer (IPRO).
Aulia menegaskan bahwa masuknya investasi ini diharapkan dapat memberikan efek berganda bagi perekonomian daerah.
Kehadiran investor diyakini akan menyerap tenaga kerja lokal secara signifikan, yang pada akhirnya akan menekan angka pengangguran dan meningkatkan pendapatan per kapita masyarakat Kukar.
Bupati Aulia menyatakan bahwa masa depan Kabupaten Kukar ada di sektor pertanian dalam arti luas baik pertanian tanaman pangan, perkebunan, perikanan, maupun peternakan, sehingga sektor ini menjadi fokus pembangunan.
âPembangunan pertanian menjadi penekanan karena tidak mungkin Kukar terus menerus mengandalkan sektor tambang dan penggalian, terutama migas dan batu bara, mengingat sektor tambang tidak selamanya bisa bertahan,â katanya. Ant/S-2
Redaktur: Sriyono
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
V BTS Ungkap Perjuangannya Mengatasi Gangguan Pendengaran Saat "Live" di Weverse
-
Perkuat Pendidikan Usia Dini demi Lulusan Berkualitas
-
Ada Lonjakan Tinggi, BPS: Kunjungan Wisman ke NTT Capai 29.152 Orang pada Juni 2026
-
Pemkot Bogor Dorong Pengembangan Teknologi Kesehatan
-
Airlangga Naikkan Target KUR, Kredit UMKM Rp2.000 Triliun Dipertaruhkan
-
Mensesneg: Pemerintah Siapkan Konsep Dokter Terbang untuk Daerah Sulit Menjangkau Faskes
-
Kebijakan Baru Keren, Pemkot Medan Perkuat Layanan Publik Melalui Media Sosial
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.