Kuwait Batal, Taiwan Jadi Lawan Timnas Indonesia di FIFA Match Day September 2025

Rabu, 27 Agu 2025, 19:00 WIB

JAKARTA - Taiwan resmi menjadi lawan timnas Indonesia dalam FIFA Match Day pada 5 September 2025 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, menggantikan Kuwait yang secara mendadak membatalkan partisipasi mereka.

Menurut rilis resmi Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) pada Rabu (27/8), keputusan mundurnya Kuwait disampaikan melalui surat yang diterima federasi pada 21 Agustus lalu. Kejadian ini membuat laga yang sebelumnya dijadwalkan menghadapi Kuwait batal terlaksana dan memaksa PSSI mencari lawan pengganti.

Ket. Foto: Pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivert (kanan) didampingi asisten pelatih Denny Landzaat (kedua kanan) memberikan arahan kepada anak asuhnya pada pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2026 putaran ketiga Grup C melawan Timnas China — Sumber: Antara

"Pertandingan FIFA Match Day Timnas Indonesia melawan Kuwait terpaksa tidak terlaksana karena pembatalan sepihak secara mendadak dari pihak FA Kuwait lewat surat kepada PSSI pada tanggal 21 Agustus lalu," tulis PSSI dalam lamannya.

Sebagai gantinya, PSSI memastikan bahwa timnas Indonesia akan menghadapi Taiwan pada laga uji coba internasional tersebut. Dengan demikian, Garuda tetap memainkan dua pertandingan pada jendela FIFA Match Day bulan depan.

Setelah berhadapan dengan Taiwan yang saat ini menempati peringkat 172 FIFA pada 5 September, dijadwalkan melawan Lebanon pada 8 September 2025. Kedua laga ini akan menjadi tolok ukur penting bagi skuad Merah Putih dalam menyiapkan diri menghadapi lawan-lawan kuat di Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

PSSI menegaskan bahwa agenda pertandingan internasional ini menjadi bagian dari strategi persiapan menghadapi putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026. Indonesia akan berjumpa dengan dua raksasa Asia, yaitu Arab Saudi dan Irak, pada Oktober mendatang. Kehadiran Taiwan dan Lebanon sebagai lawan uji coba dinilai memberikan kesempatan untuk mengasah taktik serta memperkuat chemistry antarpemain.

Sementara itu, persoalan tiket sempat menjadi perhatian karena sebelumnya tiket laga kontra Kuwait telah dijual kepada publik. Tiket pertandingan itu dilepas dengan harga bervariasi, mulai dari Rp75 ribu hingga Rp250 ribu.

Menanggapi perubahan lawan, PSSI menawarkan opsi pengembalian dana atau refund bagi suporter yang ingin membatalkan kehadirannya. Mekanisme refund dapat dilakukan melalui tautan yang dikirimkan ke alamat email yang digunakan saat pembelian tiket secara daring.

Jika penonton tidak mengajukan refund, maka tiket yang sudah dibeli otomatis tetap berlaku dan langsung terkonversi menjadi tiket pertandingan Indonesia melawan Taiwan. Hal ini dipastikan tidak memerlukan langkah tambahan dari pihak pembeli.

Dalam pengumumannya, PSSI juga menyampaikan ketentuan resmi mengenai mekanisme pengembalian dana. Pengembalian dana dilakukan berdasarkan satu transaksi atau Order ID, bukan per tiket.

Selain itu, dana hanya akan dikembalikan ke rekening asli milik pembeli sesuai data yang tercatat saat proses pembelian. Proses refund membutuhkan pengisian formulir resmi oleh pembeli tiket.

Formulir tersebut wajib dilengkapi dan dikirimkan paling lambat pada 4 September 2025 pukul 18.00 WIB. Data yang diisi harus akurat, mencakup nama bank, nomor rekening, serta nama pemilik rekening sesuai identitas.

PSSI menjelaskan bahwa proses refund akan berlangsung dalam kurun waktu 7 hingga 14 hari kerja setelah data yang dimasukkan diverifikasi oleh pihak terkait. Dengan begitu, suporter tetap memiliki kepastian baik untuk menonton laga maupun untuk mendapatkan kembali dana tiket yang sudah dibayarkan.

Meski sempat terjadi perubahan lawan, hadirnya Taiwan dinilai tetap memberi warna penting bagi persiapan skuad Garuda. Laga ini bukan hanya kesempatan untuk menjaga ritme bertanding, tetapi juga momentum untuk mendapatkan dukungan penuh dari publik Surabaya yang terkenal fanatik mendukung tim nasional.

Timnas Indonesia diharapkan bisa memanfaatkan laga uji coba ini untuk menguji kekuatan sebelum menghadapi lawan-lawan berat di kancah internasional. Dukungan dari suporter di Stadion Gelora Bung Tomo diharapkan menjadi dorongan moral yang besar.

Dengan terjaganya jadwal dua laga uji coba, persiapan timnas menuju kualifikasi tetap berjalan sesuai rencana. Hal ini menjadi kabar positif bagi PSSI yang ingin memastikan Garuda tampil maksimal di level internasional.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.