Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kota Palu Peraih KLA Pertama 2025 dari Kementerian PPA

📅 Senin, 25 Agu 2025, 22:55 WIB | Oleh:
Kota Palu Peraih KLA Pertama 2025 dari Kementerian PPA Doc: Antara
Ket. Kepala Dinas Pemberdayaan Perlindungan Perempuan dan Anak (DP3A) Yudhi Riyani (kiri) memperlihatkan sertifikat penghargaan KLA dari Kementerian PPA di Luwuk, Banggai, Senin (25/8/2025).

Palu - Kota Palu, Sulawesi Tengah meraih prestasi penghargaan Kota Layak Anak (KLA) tingkat Pratama tahun 2025 dari Kementerian Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) tahun 2025.

"Prestasi ini tidak terlepas dari kerja keras semua pihak termasuk masyarakat yang konsisten memberikan perlindungan terhadap hak anak," kata Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Palu Yudhi Riyani di Palu, Senin. 

Ia mengemukakan, penghargaan ini menjadi motivasi bagi Pemkot Palu dalam melakukan pemberdayaan masyarakat dalam meningkatkan kualitas perlindungan terhadap hak-hak dasar anak.

Pemkot Palu menegaskan komitmennya untuk menjadikan anak-anak sebagai prioritas pembangunan, sehingga mereka dapat tumbuh dan berkembang secara optimal dalam lingkungan yang aman, sehat, dan berdaya. 

"Sebagai kota layak anak, maka semua pihak terlibat diharapkan lebih solid dalam membangun kekuatan program, perlindungan dan pengayoman terhadap anak, karena mereka merupakan kelompok rentan dalam berbagai perspektif kekerasan," ujarnya.  

Prosesi penyerahan berlangsung di sela-sela peringatan Hari Anak Nasional ke-41 tingkat Provinsi Sulawesi Tengah, dipusatkan di lapangan Tribun Mirqan Halimun Luwuk, Kabupaten Banggai.

Penyerahan penghargaan diserahkan Menteri PPA Arifatul Choiri Fauzi kepada sejumlah perwakilan daerah.

Yudhi menjelaskan tujuan KLA menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan kondusif bagi anak-anak untuk tumbuh dan berkembang, dengan memastikan pemenuhan hak dan perlindungan anak.

"KLA mengintegrasikan komitmen dan sumber daya dari pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha dalam kebijakan, program, serta kegiatan pembangunan," ucapnya.

Ia meminta para pihak terlibat tidak berjumawa atas prestasi yang diraih, karena penghargaan itu menjadi pemicu untuk terus melakukan penguatan dan pengabdian kepada masyarakat.

"Mari jadikan pertama ini untuk selalu mengevaluasi kekurangan yang ada, supaya pelayanan kepada masyarakat selalu maksimal," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.