- Home
-
- Megapolitan
-
- Mengenal Sesar Baribis yan...
Mengenal Sesar Baribis yang Mengguncang Bekasi
Jumat, 22 Agu 2025, 03:37 WIBPADA hari Rabu (20/8) malam, masyarakat Bekasi dan sekitarnya dikagetkan dengan gempa dengan magnitude 4,9. Gempa dirasakandiBekasi dan daerah lain seperti Jakarta dan Karawang. Sejumlah perkantoran di Karawang rusak. Demikian juga beberapa rumah di Bekasi.
Namun, Gubernur Jakarta, Pramono Anung, menandaskan tidak ada kerusakan di Jakarta. Kereta Whoosh sempat dihentikan untuk melihat situasi setelah gempa. Demikian juga kereta komuter juga dihentikan selama 30 menit, setelah gempa.
Gempa berkekuatan magnitudo 4,9 di Kabupaten Bekasi pukul 19.54 WIB berpusat di darat, 19 kilometer tenggara Kabupaten Bekasi, di kedalaman 10 kilometer. BMKG menyebutkan, gempa dangkal itu dipicu aktivitas sesar naik busur belakang Jawa Barat (West Java back arc thrust).
Setelah itu, dua gempa susulan kembali terjadi di Bekasi, masing-masing dengan magnitudo 2,1 pada kedalaman 10 kilometer dan magnitudo 2 di kedalaman 3 kilometer. Selain di Bekasi, BMKG juga mencatat gempa susulan di Kabupaten Purwakarta dengan kekuatan magnitudo 1,8 pada kedalaman 33 kilometer pada pukul 20.16 WIB.
Gempa Bekasi diakibatkan sesar Baribis atau patahan Baribis. Lalu sebenarnya di mana itu sesar Baribis? Menurut Wikipedia, Sesar Baribis (Baribis Fault) membentang dari timur hingga pulau Jawa bagian barat.Sesar Baribis merupakan sesar terpanjang di Pulau Jawa.
Sesar ini melintasi sedikitnya 10 daerah. Sesar melewati Indramayu selatan, sisi barat Subang dan Purwakarta. Kemudian Cirebon, Karawang, Bekasi (Cibatu). Lanjut Depok, Jakarta, Tangerang dan Rangkasbitung. Maka kalau terjadi gempa akibat sesar Baribis, daerah-daerah ini bisa terdampak karena sejalur dengan sesar Baribis.
Keberadaan sesar ini bisa menjadi ancaman besar bagi Jakarta. Nama Baribis diambil dari nama Perbukitan Baribis di daerah Kadipaten, Majalengka, Jawa Barat. Sesar Baribis membentang sepanjang sekitar 100 kilometer.
Badan Geologi Kementerian ESDM mengungkapkan gempa berkekuatan magnitudo 4,7 M di sekitaran Bekasi, Karawang, Purwakarta Jawa Barat hingga terasa di Jakarta Rabu malam, diakibatkan oleh aktivitas Sesar Baribis. âAnalisis parameter sumber gempa bumi menunjukkan bahwa gempa ini diakibatkan oleh sesar naik di zona Sesar Baribis,â kata Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM Muhammad Wafid di Bandung, Rabu.
Wafid menjelaskan, lokasi pusat gempa bumi terletak di koordinat 6,52° LS-107,25° BT Tenggara Kabupaten Bekasi. Pusat gempa di darat dengan morfologi wilayah terdekat didominasi oleh dataran, berombak, bergelombang, hingga pegunungan.
Litologi penyusun wilayah ini terdiri atas batuan sedimen berumur Tersier, batuan gunung api berumur kuarter, serta endapan aluvium berumur Resen. Batuan yang telah mengalami pelapukan dan/atau sedimen permukaan berpotensi memperkuat guncangan gempa bumi. wid/G-1
- Sesar Baribis
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Aloysius Widiyatmaka
Berita Terkait:
-
Arema bidik kemenangan di Ternate
-
Atletico Madrid Naik ke Puncak Klasemen
-
Kasus Pembunuhan Berencana di Subang Masuki Babak Baru, Polisi Ungkap Peran Anak Tiri dari Yosep
-
Kemnaker Telah Menyiapkan Langkah Antisipasi Dampak PHK Sritex
-
Mengenal Sesar Baribis, Jalur Patahan Aktif yang Berpotensi Bencana Besar, Jadi Penyebab Gempa M 4,7 di Bekasi
-
Inilah Jalur Sesar Baribis yang Mengakibatkan Gempa Bekasi. 10 Daerah Bisa Terancam Gempa akibat Sesar Baribis
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.