Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

APBD Perubahan Kepri 2025 Disepakati Rp3,93 Triliun, Belanja Daerah Naik

📅 Jumat, 22 Agu 2025, 03:30 WIB | Oleh:
APBD Perubahan Kepri 2025 Disepakati Rp3,93 Triliun, Belanja Daerah Naik Doc: ANTARA/Ogen
Ket. Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) bersama DPRD menyepakati KUA-PPAS APBD perubahan 2025 sebesar Rp3,933 triliun melalui rapat paripurna di Kantor DPRD, Pulau Dompak, Tanjungpinang, Kamis (21/8).

TANJUNGPINANG - DPRD dan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) menyepakati Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD Perubahan 2025 senilai Rp3,933 triliun. Perubahan ini mencatat penurunan pendapatan daerah dan kenaikan belanja daerah, yang difokuskan untuk memperkuat ekonomi dan pelayanan publik.

"Agenda paripurna hari ini merupakan tindak lanjut hasil pembahasan Badan Anggaran DPRD bersama Tim Anggatan Pendapatan Daerah (TAPD) Kepri," kata Wakil Ketua I DPRD Kepri Dewi Kumalasari Ansar saat memimpin rapat paripurna, Kamis.

Dewi menyampaikan perubahan APBD dilakukan berdasarkan ketentuan Pasal 169 PP Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah dan Pasal 16 PP Nomor 12 Tahun 2018.

Adapun perubahan anggaran tercatat, antara lain pendapatan daerah turun dari Rp3,918 triliun menjadi Rp3,911 triliun. Sementara, belanja daerah naik dari Rp3,918 triliun menjadi Rp3,933 triliun.

Kemudian, pembiayaan naik dari Rp240 juta menjadi Rp22,28 miliar, dengan rincian penerimaan sisa lebih pembiayaan anggaran (SILPA) sebesar Rp27,28 miliar dan pengeluaran pembiayaan berupa penyertaan modal BUMD PT Energi Kepri sebesar Rp5 miliar.

"Dengan demikian, total APBD Kepri pada perubahan tahun anggaran 2025 ditetapkan sebesar Rp3,933 triliun," ujar Dewi.

Sementara, Gubernur Kepri Ansar Ahmad dalam pidatonya mengapresiasi sinergi eksekutif dan legislatif dalam menjaga keberlanjutan pembangunan daerah.

“Alhamdulillah, hari ini kita telah menuntaskan penandatanganan nota kesepakatan bersama terhadap perubahan KUA-PPAS 2025," kata Gubernur Ansar.

Perubahan ini, kata Ansar, merupakan mencerminkan dinamika fiskal yang harus disesuaikan agar pembangunan di Kepri tetap berjalan optimal.

Menurutnya fokus Pemprov Kepri adalah memastikan setiap rupiah APBD digunakan seefektif mungkin untuk kesejahteraan masyarakat.

"Kita ingin APBD mampu mendorong penguatan ekonomi daerah serta pelayanan publik yang lebih baik,” ujar Ansar.

Rapat paripurna ditutup dengan penandatanganan nota kesepakatan KUA-PPAS APBD Perubahan 2025, lalu diserahterimakan dari Gubernur Ansar kepada Pimpinan DPRD Kepri.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
Ekonomi
Gerakan Pangan Murah Hadir ...
Luar Negeri
Korut Klaim Telah Kerahkan ...
Luar Negeri
Utusan AS Bertemu Presiden ...
Luar Negeri
Nigeria Laporkan Kasus Ebol...
Advertisement
Hasil Akhir Persija vs Arema FC: Macan Kemayoran Sikat Singo Edan 5-1, Rebut Puncak Klasemen Super League

Hasil Akhir Persija vs Arema FC: Macan Kemayoran Sikat Singo Edan 5-1, Rebut Puncak Klasemen Super League

21 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.