Angin Puting Beliung Serang Tangerang, Puluhan Rumah Rusak

Jumat, 22 Agu 2025, 00:33 WIB

TANGERANG – Dalam masa yang serba tidak jelas ini, waspada harus selalu dilakukan warga. Tiba-tiba saja bisa terjadi bencana, seperti Tangerang. Sedikitnya 30 unit rumah warga di Desa Taban, Kabupaten Tangerang, Banten, rusak akibat diterjang bencana alam angin kencang (puting beliung).

“Peristiwa itu menimpa 5 RT yang ada di Desa Taban, Kecamatan Jambe, Rabu (20/8) sore," ucap Pejabat Kepala Desa Taban Asbari di Tangerang, Kamis. Ia mengungkapkan berdasarkan data lapangan, dari 30 unit rumah warga yang terdampak, sebanyak empat unit rumah diantaranya mengalami rusak berat.

Namun, dia memastikan tak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian bencana alam tersebut.
"Yang rusak berat kurang lebih ada empat, yang rusak sementara itu bagian atap. Kalau bagian tembok ya sebagian memang tidak begitu parah, hanya terkena pohon yang tumbang," ujarnya.

Sebagai penanganan awal, kata Asbari, pihaknya melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah untuk meminta bantuan bagi rumah warga yang terdampak. "Kami juga sedang berusaha untuk menambah dana bantuan untuk rumah yang rusak itu," kata dia.

Sementara itu, seorang warga Desa Taban Wati memberikan kesaksian terkait peristiwa bencana tersebut. Ia mengaku kaget ketika terjadi angin kencang yang menyapu puluhan rumah warga tersebut.Dia mengatakan angin kencang itu datang secara tiba-tiba di tengah kondisi warga sedang berada di dalam rumah. Namun, ketika terdengar gemuruh angin beberapa warga sontak keluar untuk menyelamatkan diri.

Ket. Foto: rumah korban puting beliung — Sumber: ist

"Pas saya keluar lihat dapur saya pada roboh. Bahkan, reruntuhan pada masuk ke dalam. Saya langsung evakuasi anak saya di dalam," terangnya. Tak hanya tembok dan atap, Wati mengaku sejumlah peralatan atau perabotan di rumahnya hancur tertimpa reruntuhan bangunan.
"Dapur sama kamar mandi gitu. Sama perabot semua hancur," kata dia.

Sementara itu, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto memastikan tidak ada kerusakan berat imbas gempa magnitudo 4,9 yang terjadi di wilayah Bekasi pada Rabu (20/8) malam. "Tidak ada korban jiwa. Sekitar 26 rumah yang rusak ringan. Itu rata-rata rumah-rumah yang tua. Rumah-rumah yang tidak ada slop besinya, itu plafonnya ada satu sekolah yang jatuh, yang turun," ujar Suharyanto di Kantor Kemenko PMK, Jakarta, Kamis.

Suharyanto mengatakan BNPB telah menerjunkan tim untuk memantau kondisi pascagempa mengguncang wilayah tersebut. Menurut dia, Pemerintah Kabupaten Karawang yang terdampak gempa juga tidak menetapkan status kedaruratan. BNPB akan bergerak jika mendapatkan permintaan bantuan dari pemkab setempat.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka

Berita Terbaru

Motor Pedagang di Kelapa Gading Hilang Akibat Ditipu, Modusnya Bikin Kaget

Kabar Besar untuk Warga Bogor Barat, Pemkab Bocorkan Rancang 6 Stasiun Baru

Drama 4 Gol dan Kartu Merah! Atletico Madrid Gagal Menang atas Villarreal

Hobi Unik Febry Arnold, Diaspora Indonesia yang Gemar Taklukkan Maraton

Juventus Start Sempurna Raih Tiga Poin! Frosinone Jadi Korban di Pekan Pertama Serie A

Sempat Unggul, Liverpool Gagal Menang! Newcastle Paksa The Reds Berbagi Poin

Gempa M 5,2 Guncang Manggarai NTT, Ada Potensi Tsunami? Ini Penjelasan BMKG

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

Karya Kreatif Indonesia dan Karya Kreatif Benuanta 2026, Dorong kebangkitan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Karhutla di Tengah El Nino Ancam Ekonomi, Dampaknya Bisa Lebih Besar dari Nilai Hutan yang Terbakar

Pameran Arsip Asrul Sani Telusuri Jejak Kreatif Maestro Sastra dan Film

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palembang, Jarak Pandang Kurang dari 50 Meter dan Kualitas Udara Berbahaya

QRIS Menjangkau 65,77 Juta Pengguna, Mayoritas Merchant Merupakan UMKM

Penyerapan Gabah Petani Capai 3,67 Juta Ton, Bulog Dekati Target 4 Juta Ton

Mendadak Gelar Ratas pada Malam Hari di Waktu Libur! Presiden Bahas Karhutla dan Bencana di NTT

Daun Pandan Tak Sekadar Aroma Khas, Ada Ikatan antara Hainan dan Indonesia yang Terjalin Semakin Erat

Kegiatan Gratis di HBKB Kenalkan Bahasa Isyarat kepada Masyarakat

Banten Siapkan Fasilitas Hoki Baru 2027, Target Cetak Atlet untuk PON 2032 hingga

Karhutla di Kalbar Capai 38 Ribu Hektare, BNPB Waspadai Ancaman Bencana Asap

Status Bandara IKN Bakal Diubah Jadi Bandara Umum

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.