Play-off Liga Champions: Celtic Ditahan Imbang Kairat Almaty

Kamis, 21 Agu 2025, 05:47 WIB

PARIS, PRANCIS – Harapan Celtic untuk menembus fase grup Liga Champions masih menggantung setelah hanya bermain imbang tanpa gol melawan Kairat Almaty di leg pertama play-off yang berlangsung di Glasgow, Kamis (21/8) dini hari WIB. Sementara itu, duel serupa antara Fenerbahce dan Benfica juga berakhir dengan skor kacamata.

Celtic, juara bertahan Liga Skotlandia, musim lalu mampu memberi perlawanan sengit kepada Bayern Munich di fase play-off setelah finis di urutan ke-21 dari 36 tim di babak liga. Namun kali ini, tim asuhan Brendan Rodgers gagal membongkar pertahanan juara Kazakhstan yang sudah melewati tiga babak kualifikasi untuk mencapai tahap ini dan berambisi mencatatkan debut di kompetisi utama.

Ket. Foto: Pemain Celtic dan Kairat Almaty berebut bola dalam laga leg pertama play-off Liga Champions yang berlangsung di Glasgow, Kamis (21/8) dini hari WIB — Sumber: AFP

Kesempatan emas Celtic datang di awal babak kedua ketika tembakan James Forrest digagalkan kiper Aleksandr Zarutskiy. Di sisi lain, kesalahan Cameron Carter-Vickers hampir berakibat fatal ketika chip penyerang asal Brasil, Edmilson, hanya mendarat di atas jaring gawang Celtic.

Menjelang akhir laga, Daizen Maeda sempat lolos dari jebakan offside, namun penyelesaiannya terlalu lemah dan mudah diamankan kiper pengganti Kairat, Temirlan Anarbekov.

Hasil imbang ini memaksa Celtic menatap laga tandang yang berat pekan depan ke Almaty, kota di timur Kazakhstan yang dekat dengan perbatasan Tiongkok.

“Kami kecewa dengan hasil dan performa babak pertama. Kami tidak memulai dengan mentalitas serta intensitas yang diinginkan. Kami terlalu pasif,” ujar Rodgers, yang timnya mendapat cemoohan suporter usai peluit panjang.

“Tidak diragukan lagi kami bisa menang di sana. Tentu saja kami ingin membawa keuntungan dari kandang, tetapi semuanya masih terbuka.”

Fenerbahce vs Benfica: Duel Tanpa Gol di Istanbul

Di laga lain, Fenerbahce yang kini ditangani Jose Mourinho juga ditahan imbang 0-0 oleh Benfica pada leg pertama di Istanbul.

Benfica, yang musim lalu terhenti di babak 16 besar oleh Barcelona, mampu bertahan meski harus bermain dengan 10 orang setelah Florentino diusir wasit pada babak kedua. Hasil ini memberi sedikit keuntungan bagi wakil Portugal menjelang leg kedua di Lisbon, sementara Fenerbahce memburu tiket fase grup Liga Champions untuk pertama kalinya sejak musim 2008-09.

Bodo/Glimt Pesta Gol, Basel Tertahan

Sementara itu, juara Norwegia Bodo/Glimt selangkah lagi menuju fase liga untuk pertama kalinya setelah mencatat kemenangan telak 5-0 atas Sturm Graz. Gol cepat Kasper Hogh, Odin Bjortuft, dan Ulrik Saltnes di 25 menit awal membuka jalan, sebelum Hakon Evjen dan gol bunuh diri William Boving melengkapi pesta di babak kedua.

Di Basel, hujan deras mengiringi hasil imbang 1-1 antara tuan rumah dan FC Copenhagen. Penalti Xherdan Shaqiri membawa Basel unggul lebih dulu, namun Gabriel Pereira menyamakan kedudukan jelang turun minum.

Basel harus bermain dengan 10 orang setelah Jonas Adjetey dikartu merah, namun berhasil menahan gempuran. Bahkan gol Andreas Cornelius untuk Copenhagen dianulir karena offside tipis.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.