Tak Ada Jejak yang Tertinggal, Pengawal Putin Disebut Membawa 'Koper Kotoran' Saat Bertemu Trump di Alaska

Selasa, 19 Agu 2025, 06:40 WIB
WASHINGTON DC - Tim keamanan Presiden Russia Vladimir Putin dilaporkan membawa "koper kotoran" untuk mengumpulkan semua limbah kotorannya selama pertemuan puncak Alaska minggu lalu dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, menurut The Express US.
Dilansir oleh Republic, tindakan pencegahan khusus ini dikatakan sebagai bagian dari tindakan keamanan jangka panjang yang dirancang untuk melindungi informasi sensitif tentang kesehatan pemimpin Russia tersebut.
Mengutip jurnalis investigasi Regis Gente dan Mikhail Rubin di majalah Prancis Paris Match, laporan itu mengatakan anggota Dinas Perlindungan Federal atau Federal Protection Service (FPS) Putin bertugas mengumpulkan limbah manusianya, menyegelnya dalam kantong khusus, dan membawanya kembali ke Rusia dalam tas kerja khusus setiap kali ia bepergian ke luar negeri.
Tingkat Keamanan Tinggi Putin
Praktik ini bukanlah hal baru. Para jurnalis mengklaim langkah pengamanan yang sama telah diterapkan selama kunjungan Putin ke Prancis pada tahun 2017 dan juga selama kunjungannya ke Wina, di mana sang presiden dilaporkan menggunakan toilet portabel.
Jurnalis Rusia Farida Rustamova mencatat bahwa praktik tersebut telah ada sejak Putin pertama kali berkuasa pada tahun 1999.
Alasannya, menurut para analis, adalah untuk mencegah badan intelijen asing memperoleh sampel biologis yang dapat mengungkapkan informasi tentang kondisi medis Putin. 
“Para pengawal Putin mengumpulkan kotorannya dan membawanya kembali ke Rusia saat sang pemimpin bepergian ke luar negeri,” demikian laporan The Express US mengutip Paris Match.
Pengungkapan ini muncul di tengah spekulasi yang terus berlanjut mengenai kesehatan presiden berusia 72 tahun tersebut. November lalu, Putin terlihat berulang kali menghentakkan kakinya saat konferensi pers di Kazakhstan, memicu rumor kemungkinan gangguan neurologis.
Tenaga medis Bob Berookhim, yang dikutip oleh The Express US, menyatakan gerakan-gerakan itu dapat menjadi indikasi penyakit Parkinson.
Sebelumnya, pada tahun 2023, Putin juga terlihat berkedut di kursinya saat bertemu dengan Presiden Belarus Alexander Lukashenko. Pada tahun 2022, Kremlin membantah laporan yang tersebar di kanal Telegram General SVR bahwa presiden telah mengotori dirinya sendiri setelah terjatuh.
KTT Alaska
Pada pertemuan puncak Alaska, Putin dilaporkan dikelilingi oleh pengawalan keamanan yang luar biasa besar, yang menggarisbawahi perhatian Kremlin tentang perlindungan baik keselamatan pribadinya maupun data kesehatan pribadinya.
Selain pemeriksaan keamanan yang ketat, keberadaan “koper kotoran” menambah lapisan lain pada lingkungan yang dikontrol ketat tersebut.
Laporan tersebut menyoroti upaya ekstrem yang dilakukan aparat keamanan Rusia untuk melindungi pemimpinnya.
Meskipun Kremlin secara konsisten menepis spekulasi tentang kesehatan Putin, tindakan tidak biasa yang dijelaskan menunjukkan tingkat kehati-hatian yang luar biasa saat presiden Rusia bepergian ke luar negeri.

Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.