Kapan dan Siapa yang Membutuhkan Press Release? Ini Momentum dan Profil Idealnya
Selasa, 19 Agu 2025, 14:50 WIBJAKARTA - Press release seringkali dianggap sekadar siaran pers yang dilempar ke media, padahal fungsinya jauh lebih strategis dalam membangun citra, kredibilitas, dan eksposur bisnis maupun institusi. Namun, pertanyaan pentingnya adalah kapan press release benar-benar dibutuhkan, dan siapa yang wajib menggunakannya?
Tidak hanya korporasi besar, startup rintisan, UKM, hingga lembaga pendidikan bisa memetik dampak besar dari siaran pers, asal tahu momentumnya. Pada intinya, press release dibutuhkan ketika ada peristiwa atau pencapaian penting yang layak diketahui publik.
Siaran pers dapat berperan sangat penting dalam meningkatkan brand awareness atau kesadaran merek. Tidak heran jika banyak perusahaan yang memfokuskan pembuatan siaran pers ini, bahkan tidak jarang mengandalkan jasa press release. Seperti halnya layanan dari jasarelease.co.id, agensi penulisan dan placement press release di media nasional
"Ketika sebuah perusahaan menerbitkan siaran pers tentang kegiatan, inovasi, atau pencapaian terbaru, informasi tersebut disebarkan kepada media dan masyarakat luas," kata pakar komunikasi, Sahira Humaira.
12 Momentum Utama yang Cocok untuk Press Release
Berdasarkan praktik komunikasi korporasi, ada 12 momentum yang paling sering memerlukan press release, yaitu:
1. Peluncuran Produk (Product Launch) â Momen memperkenalkan inovasi atau produk baru ke pasar. Press release membantu membangun antisipasi sekaligus menarik perhatian konsumen maupun media.
2. Pendanaan (Funding) â Biasanya dilakukan startup setelah mendapatkan investasi dari venture capital. Informasi ini penting untuk menunjukkan kredibilitas dan potensi pertumbuhan bisnis.
3. Rebranding â Ketika perusahaan mengganti logo, identitas visual, atau strategi branding, press release berfungsi menjelaskan alasan dan arah baru perusahaan kepada publik.
4. Ekspansi Bisnis â Misalnya membuka cabang baru, masuk ke pasar regional, atau go international. Publikasi resmi membantu mengabarkan skala pertumbuhan bisnis.
5. Kemitraan Strategis (Partnership) â Kerja sama dengan perusahaan lain atau lembaga pemerintah perlu diumumkan untuk memperkuat citra sekaligus menegaskan nilai kolaborasi.
6. Program CSR (Corporate Social Responsibility) â Aktivitas sosial, donasi, atau kegiatan keberlanjutan perlu diberitakan agar publik tahu komitmen perusahaan terhadap masyarakat.
7. Penghargaan (Award) â Saat memenangkan penghargaan atau mendapatkan pengakuan resmi. Press release menjadi bukti validasi eksternal yang memperkuat reputasi.
8. Rekrutmen Eksekutif â Pengangkatan CEO, direktur, atau posisi strategis lain. Momentum ini penting karena bisa memengaruhi arah bisnis di masa depan.
9. Penyelenggaraan Event â Baik seminar, konser, maupun konferensi, membutuhkan publikasi agar acara dikenal luas dan menarik peserta.
10. Pencapaian Milestone â Misalnya pengguna tembus satu juta, omzet tertentu, atau umur perusahaan yang signifikan. Hal ini menunjukkan pertumbuhan dan keberlanjutan bisnis.
11. Klarifikasi Isu â Ketika ada pemberitaan atau rumor yang beredar, press release bisa digunakan untuk meluruskan informasi agar tidak menimbulkan kesalahpahaman.
12. Publikasi Riset â Hasil studi, survei, atau data resmi yang dipublikasikan akan meningkatkan kredibilitas perusahaan sebagai pemimpin pemikiran (thought leader).
8 Profil Bisnis yang Perlu Memanfaatkan Press Release
Tidak semua organisasi punya kebutuhan yang sama, tapi setidaknya ada delapan profil bisnis yang paling sering bersinggungan dengan press release:
1. Startup â untuk mengumumkan pendanaan, peluncuran produk, dan kolaborasi strategis.
2. Usaha Kecil Menengah (UKM) â menegaskan eksistensi dan pencapaian agar lebih dikenal publik.
3. Korporat â hampir semua momentum, dari CSR hingga ekspansi.
4. Brand Direct-to-Consumer (D2C) â mengangkat cerita produk baru atau strategi branding.
5. Institusi Pendidikan â untuk mengumumkan riset, akreditasi, atau event akademik.
6. NGO / Lembaga Nonprofit â saat meluncurkan program sosial, kampanye, atau laporan tahunan.
7. BUMD / BUMDes â biasanya terkait proyek pembangunan, pelayanan masyarakat, atau kinerja keuangan.
8. Event Organizer â press release menjadi kunci untuk promosi acara dan menarik peserta.
Press release tetap menjadi salah satu alat komunikasi paling relevan di era digital. Bedanya, distribusi kini tidak hanya ke media mainstream, tapi juga ke kanal online dan media sosial. Baik startup kecil maupun korporasi besar, semuanya punya kesempatan untuk memanfaatkan momentum strategis.
"Siaran pers yang dibagikan secara online memungkinkan perusahaan dapat mencapai audiens yang tersebar luas dan memperluas dampak pesan yang disampaikan. Lebih efektif dibandingkan melalui media komunikasi internal ataupun pemasaran langsung," tutur Sahira Humaira.Â
- Press Release
Redaktur: Rivaldi Dani Rahmadi
Penulis: Rivaldi Dani Rahmadi
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.