Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Peringatan HUT Ke-80 RI, Pejabat Tinggi Kejati Jateng Turun Langsung Jadi Petugas Upacara

📅 Minggu, 17 Agu 2025, 18:43 WIB | Oleh:
Peringatan HUT Ke-80 RI,  Pejabat Tinggi Kejati Jateng Turun Langsung Jadi Petugas Upacara Doc: koran jakarta/dok
Ket. Upacara HUT ke-80 Kemerdekaan RI Kejati Jateng hadirkan suasana berbeda, seluruh perangkat upacara diisi para Pejabat Utama.

SEMARANG - Ada pemandangan tak biasa di halaman Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Tengah, Minggu (17/8). Derap langkah tegap, suara komando lantang, dan sikap sempurna para petugas upacara justru datang dari jajaran pejabat tinggi kejaksaan sendiri.

Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Kejati Jateng menghadirkan suasana berbeda. Seluruh perangkat upacara bukan lagi dari kalangan staf atau Kepala Seksi (Kasi), melainkan langsung diisi para Pejabat Utama.

Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jateng, Dr. Hendro Dewanto, bertindak sebagai inspektur upacara. Sementara Kolonel Laut (KH) Muhammad Yunus, SH, Asisten Pidana Militer (Aspidmil), menjadi perwira upacara.

Barisan komando dipimpin Dr. Lukas Alexander Sinuraya, SH, MH, Asisten Pidana Khusus (Aspidsus)dan Pembaca PembukaanUUD 1945Freddy D. Simanjuntak, SH, MH, Asisten Intelijen (Asintel). Bahkan, pembawa acara adalah Dr. Setyowati, SH, MH, Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara (Asdatun).

Di tengah teriknya matahari pagi, sorak-sorai tak terdengar, yang ada hanyalah keheningan penuh wibawa saat Aspidsus Lukas Alexander melangkah mantap ke depan barisan.

Bukan sekadar jaksa senior yang akrab dengan kasus-kasus besar dan rumit, pagi itu ia berdiri sebagai Komandan Upacara, memberi komando dengan suara tegas, menggetarkan setiap telinga yang mendengar.

Barisan pun serentak bergerak mengikuti arahannya, seolah menegaskan bahwa disiplin dan kepemimpinan adalah dua hal yang tak bisa ditawar dalam menjaga marwah institusi.

Ada simbol kuat di balik langkahnya, seorang pemimpin hukum yang biasanya duduk di kursi penyidikan, kini berdiri tegak di lapangan upacara, memimpin barisan dengan sikap militeristik yang tak kalah berwibawa dari prajurit.

Inilah wajah lain Kejati Jateng yang ingin ditunjukkan bahwa integritas, keberanian, dan ketegasan tidak hanya tertulis di dalam dokumen atau ruang sidang, tetapi juga dihidupkan dengan sikap nyata.

Dari sorot mata dan lantang komandonya, tersampaikan pesan sederhana namun provokatif, jika para penegak hukum mampu berbaris rapi untuk merah putih, maka mereka juga mampu berbaris tegak melawan segala bentuk ketidakadilan.

Mereka yang sehari-hari berkutat dengan berkas perkara, ruang sidang, hingga ruang rapat penuh strategi, pagi itu tampil sebagai petugas upacara.

Sikap gagah mereka saat mengibarkan bendera, membaca teks proklamasi, hingga mengumandangkan doa kemerdekaan, menyulut rasa haru para peserta.

Kajati Hendro mengatakan, upacara hari ini adalah teladan yang hidup,dan menunjukkan bahwa keteladanan itu tidak bisa hanya lahir dari instruksi, tetapi dari tindakan nyata.

Seorang pemimpin tidak boleh bersembunyi di balik jabatannya, ia harus berani berdiri di barisan depan, mengibarkan bendera, membaca naskah, bahkan memimpin doa, itulah makna kepemimpinan sejati.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.