Wamentan: Pemuda Jadi Kunci Sukses Indonesia Emas 2045
Jumat, 15 Agu 2025, 01:00 WIBJakarta - Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono menegaskan generasi muda merupakan pasukan elite Indonesia Emas 2045 yang harus membangun kapasitas diri, berkarakter unggul dan memiliki kepedulian tinggi demi kejayaan bangsa.
"Pentingnya peran generasi muda dalam menyongsong Indonesia Emas 2045 dengan meningkatkan kapasitas diri, karakter unggul dan kepedulian terhadap bangsa," kata Wamentan saat Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Brawijaya 2025, Malang, Jawa Timur, sebagaimana keterangan di Jakarta, Kamis (14/8).
Seperti dikutip dari Antara, Sudaryono, yang akrab disapa Mas Dar, menyebut generasi muda sebagai âyang terpilihâ yang diharapkan mampu menjadi penggerak utama kemajuan bangsa.
Menurut dia, mereka merupakan "bibit unggul" yang akan menjadi pemimpin masa depan.
âKalian adalah grade A team, calon pemimpin yang dipilih dari yang terbaik. Kuliah di kampus dengan dosen yang tegas, banyak tugas, dan tantangan berat justru akan menempa mental kalian. Dari situlah kalian belajar ketangguhan,â kata Wamentan Sudaryono di hadapan ratusan mahasiswa dan civitas akademik Universitas Brawijaya.
Wamentan menyampaikan perjalanan menuju Indonesia Emas 2045 membutuhkan SDM yang tidak hanya cakap secara akademis, tetapi juga memiliki integritas, kepemimpinan, kepekaan sosial dan kemampuan beradaptasi di tengah tantangan zaman.
âKita hidup di era di mana perubahan terjadi cepat dan sulit diprediksi. Kalian harus punya 'capacity building' yang kuat, mental pantang menyerah dan keberanian untuk berinovasi,â ungkapnya.
Ia optimistis Indonesia memiliki modal besar untuk menjadi negara maju, yaitu sumber daya alam yang melimpah, sumber daya energi, mineral serta potensi agro yang termasuk terbaik di dunia.
Namun, menurutnya, satu hal yang masih menjadi pekerjaan rumah adalah meningkatkan SDM unggul.
âSumber daya alam kita luar biasa, tapi tanpa manusia yang berkualitas, semuanya tidak akan maksimal. Itulah sebabnya, keberadaan kalian di sini adalah bagian dari investasi bangsa,â tegasnya.
Nasib Bangsa
Secara terpisah, Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani mengingatkan bahwa pada usia ke-80 tahun kemerdekaan RI, pendidikan merupakan penentu nasib bangsa dalam meraih Indonesia Emas 2045.
"Pendidikan hari ini adalah penentu nasib bangsa dalam menapaki abad kedua kemerdekaan Indonesia Emas 2045," kata Lalu di Jakarta.
Dia menegaskan menyambut 80 tahun Indonesia merdeka berarti memastikan seluruh anak Indonesia, baik dari kota hingga desa, mempunyai peluang yang setara untuk belajar, tumbuh, dan berkontribusi.
"Jika kita gagal mengentaskan ketimpangan dan menyiapkan generasi yang benar-benar merdeka berpikir, maka bekal menuju Indonesia Emas hanyalah retorika tanpa pijakan nyata. Mari jadikan pendidikan fondasi sejati bagi masa depan bangsa," katanya.
Dia pun menekankan pendidikan sejati adalah pendidikan yang memerdekakan, yang tidak hanya menamatkan buku teks, tetapi membebaskan pikiran dari keterbatasan.
"Pendidikan adalah batu loncatan ke depan, bukan rantai yang mengikat," ujarnya.
Lalu memandang kondisi pendidikan saat ini memperlihatkan sebuah ironi, yakni meskipun akses dasar sudah tinggi, namun kualitas dan kelanjutan pendidikan masih menyimpan jurang ketimpangan yang memprihatinkan.
Dia lantas membeberkan data Badan Pusat Statistik (BPS) per 2024 bahwa angka partisipasi sekolah (APS) untuk jenjang SD (usia 7-12 tahun) mencapai lebih dari 99 persen, yang mencerminkan bahwa hampir seluruh anak di jenjang ini bersekolah.
Redaktur: Andreas Tanjung
Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini
Berita Terkait:
-
Folarin Balogun
-
Kemenekraf Dorong Ekosistem Berkelanjutan Melalui Platform Jejakin
-
Stadion Mercedes-Benz, Arena Semifinal Piala Dunia 2026, Baca Profilnya!
-
Kulon Progo: Mengatasi Stunting tak Boleh Setengah-setengah, Harus Menyeluruh
-
RI Punya 70,72 Persen Penduduk Usia Produktif, Kemendukbangga: Waspadai Meningkatnya Pengangguran!
-
Harga Cabai Rawit Rp52.850 Per Kg, Telur Ayam Rp31.450 Per Kg
-
Sungai Terpanjang di Dunia, Dari Nil hingga Amur
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.