- Home
-
- Luar Negeri
-
- Trump Ancam Putin Jika Tid...
Trump Ancam Putin Jika Tidak Bersedia Lakukan Gencatan Senjata
Jumat, 15 Agu 2025, 01:10 WIBWASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, pada Rabu (13/8) mengancam Presiden Russia, Vladimir Putin, dengan konsekuensi yang sangat berat jika tidak setuju mengakhiri perang di Ukraina dalam pertemuan puncak mereka mendatang di Alaska.
Ketika ditanya apakah Russia akan menghadapi dampak jika Putin tidak sepakat untuk mengakhiri konflik, Trump menjawab, âYa, mereka akan menghadapinya.â
âMereka akan menghadapi konsekuensi yang sangat serius,â ujarnya saat memberikan keterangan di Kennedy Center, Washington, D.C.
Pernyataan itu disampaikan hanya beberapa jam setelah Trump mengikuti pertemuan virtual dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy dan sejumlah pemimpin di Eropa. Trump menyebut pertemuan tersebut âsangat baik.â
âSaya akan menilainya 10, Anda tahu, sangat, sangat bersahabat,â katanya.
Komentar itu muncul saat Trump bersiap untuk bertemu langsung dengan Putin untuk pertama kali di masa jabatan keduanya. Trump mengatakan, pertemuan tatap muka yang dijadwalkan berlangsung di Anchorage, kota terpadat di Alaska, kemungkinan akan menghasilkan pembentukan pertemuan puncak trilateral antara dirinya, Putin, dan Zelenskyy.
âAda peluang sangat besar bahwa kita akan mengadakan pertemuan kedua yang akan lebih produktif dari yang pertama, karena pertemuan pertama ini akan saya gunakan untuk mengetahui posisi kita dan apa yang sedang kita lakukan,â ujarnya.
âJika pertemuan pertama berjalan baik, kita akan segera mengadakan pertemuan kedua. Saya ingin melakukannya segera, dan mengadakan pertemuan antara Presiden Putin, Presiden Zelenskyy, dan saya sendiri, jika mereka bersedia,â kata Trump menambahkan.
Lebih lanjut Trump mengatakan, meski âhal-hal hebat tertentuâ dapat dicapai dalam pertemuan di hari Jumat, agenda utama pertemuan tersebut adalah âmenyiapkan panggungâ untuk pertemuan trilateral lanjutan. Namun, ia mengakui bahwa hal itu belum tentu terwujud.
âMungkin tidak akan ada pertemuan kedua, karena jika saya merasa tidak tepat untuk mengadakannya akibat tidak mendapat jawaban yang kami perlukan, maka kami tidak akan mengadakan pertemuan kedua,â tegasnya.
Menurutnya, tujuan utama dalam pertemuan puncak pada Jumat (15/8) dengan Presiden Russia Vladimir Putin adalah untuk mencapai gencatan senjata.
Trump mengatakan hal tersebut kepada Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy dan para pemimpin penting Eropa, menurut laporan Axios yang mengutip dua sumber.
Selain gencatan senjata, kata Trump, pertemuan puncak di Alaska tersebut juga bertujuan untuk âlebih memahamiâ prospek kesepakatan damai yang utuh.
Redaktur: Vitto Budi
Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S
Berita Terkait:
-
Polda Babel Amankan Tiga Pelaku Pengeroyok Wartawan di PT PMM
-
Singapura dan Australia meningkatkan Perlindungan Perdagangan Minyak dan Gas
-
Makin Genting, AS Diisukan Siapkan Pasukan Darat untuk Serang Iran
-
Putin Mengisyaratkan Perang Ukraina akan Segera Berakhir dan Siap Bertemu Zelenskyy di Negara Ketiga
-
5.200 Warga Buleleng Turun ke Pantai, Aksi Serentak Bersihkan 7 Titik Pesisir
-
Film Animasi “KPop Demon Hunters” Raih Dua Penghargaan di Oscar 2026
-
Kemenekraf Fasilitasi Klip Video Musisi Jawa Tengah lewat AKTIF Musik
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.