Pemprov Banten Percepat Proyek Jembatan Pelawad 2 untuk Atasi Kemacetan

Jumat, 15 Agu 2025, 17:05 WIB

Serang - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mempercepat penyelesaian proyek Jembatan Pelawad 2 di Kota Tangerang yang dinilai menjadi penyebab kemacetan parah di kawasan tersebut.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Banten Arlan Marzan mengatakan pihaknya sedang mengoordinasikan langkah percepatan dengan kontraktor pelaksana.

Ket. Foto: — Sumber: Antara

"Ini sedang dikoordinasikan untuk percepatan," kata Arlan di Kota Serang, Jumat.

Ia menyebut proyek yang dikerjakan pihak kontraktor itu ditargetkan rampung pada Desember 2025. Arlan meminta kontraktor mengikuti arahan kepolisian untuk meminimalkan dampak terhadap lalu lintas.

"Untuk pelaksanaan pekerjaan kita arahkan kontraktor untuk mengikuti semua arahan pihak kepolisian, baik dari segi waktu kerja maupun peralatan yang digunakan. Ini untuk menyesuaikan dengan lalu lintas sekitar," ujarnya.

Menurut Arlan, kemacetan di sekitar proyek semakin parah saat hujan karena banyak pengendara sepeda motor berteduh di bawah jembatan layang.

"Kemacetan parah terjadi karena pada saat hujan banyak pengendara roda dua berteduh di flyover Jakarta," katanya.

Sebelumnya Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan dan Humas Transjakarta Tjahyadi DPM mengidentifikasi dua penyebab utama yang memicu antrean penumpang di Halte CSW Transjakarta membludak pada Selasa (12/8) malam, antara lain kemacetan parah di jalur proyek pembangunan Jembatan Pelawad 2 di sekitar Puri Beta dan genangan air dengan ketinggian 20-35 cm akibat hujan deras dan banjir di wilayah Kreo.

Sementara Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang Achmad Suhaely mengatakan pihaknya menyiapkan rekayasa lalu lintas untuk mengurai kemacetan.

"Karena ini jalan provinsi, kami coba koordinasi dengan Dishub Provinsi agar bersama-sama mengatur rekayasa lalu lintas secara dinamis, termasuk pengalihan arus dan penempatan petugas di titik-titik rawan kemacetan," ujarnya.

Dishub Kota Tangerang juga berkoordinasi dengan pihak Transjakarta agar pelayanan tetap optimal meski terjadi gangguan di jalur.

"Sepakat bahwa pelayanan tetap berjalan seoptimal mungkin dan penumpang tidak terganggu," kata Suhaely.

Jembatan Pelawad 2 dibangun dengan tujuan untuk mengantisipasi banjir di wilayah Larangan. Jembatan ini nantinya akan diperluas dari 12 meter menjadi 17 meter, kemudian dinaikkan satu meter dari posisi sebelumnya, dengan pagu anggaran senilai Rp7 miliar, menurut data Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Provinsi Banten.

Peninggian jembatan ini untuk meningkatkan kelancaran aliran Kali Cantiga dan direncanakan pengerjaannya selama 167 hari kerja.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Antara, Ones

Berita Terbaru

Debt Collector Paksa Masuk ke Dalam Mobil, Piting Leher dan Ancam Pengemudi

TNI-Polri Bongkar Arena Judi Sabung Ayam di Gowa, Tidak Ada Orang di Lokasi

Dinsos Tanjungpinang Buka Ruang Bagi Warga untuk Perubahan Desil

Sudah 2 Hari Juanda Belum Ditemukan Akibat Terseret Arus saat Kemping di Pantai

DPR Sebut RUU Perampasan Aset Disusun dengan Hati-hati

Atasi Kebakaran Gambut di Kalimantan Barat, Wamen LH Diaz Hendropriyono Dorong Swasta Bangun Sekat Kanal

Resmikan RS Toto Tentrem, Gubernur Pramono Dorong Penguatan Layanan Stem Cell Jakarta

Apakah Rambut Botak Bisa Tumbuh Lagi? Kenali Tandanya

Sukhoi TNI AU Tergelincir di Lanud Hasanuddin Hingga Area Rumput Dekat Jalan Makassar-Maros

LRT Jakarta Pasang Tarif Promo Rp5.000! Rute Velodrome-Manggarai Siap Diresmikan

Cetak Sejarah di Paris! AG.AL Juara Club Champion EWC 2026, Kantongi Hadiah Rp110 Miliar

Paket Pernikahan Elegan di Pusat Jakarta! Mangkuluhur ARTOTEL Suites Buka Harga Mulai Rp25 Juta

Agrowisata Petik Anggur Kini Jadi Tren Wisata Baru di Kepulauan Riau

Mendagri: Korban Gempa NTT Bisa Cetak Ulang Dokumen KTP, KK, hingga BPKB Secara Gratis

BMKG: 6.409 Gempa Bumi Susulan Guncang Flores

DPR Dorong Pemerintah Buka Potensi Wajib Pajak Baru

KPK Tekankan Pentingnya Penguatan Integritas Kampus usai OTT di Unsoed

Kemenbud Fokus Pulihkan Warisan Budaya dari Desa Adat Sade Pasca Kebakaran 

Ada Apa dengan Rekening Dana Aliansi Masyarakat Pati Bersatu? Polda Metro Jaya Jelaskan

Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.