Dalam Sidang Paripurna, DPR Tegur Keras Pembantu presiden yang Berkinerja Buruk dan Tak Sesuai Visi Misi
Jumat, 15 Agu 2025, 16:10 WIBJAKARTA - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Puan Maharani meminta izin kepada Presiden Prabowo Subianto untuk menegur jajarannya yang bekerja buruk dan tidak sesuai dengan visi-misi presiden.
"Apabila terdapat pembantu Bapak Presiden yang tidak menunjukkan kinerja sebagaimana diharapkan dalam menjalankan visi dan kebijakan Presiden, maka dengan segala hormat, izinkan kami untuk menyampaikan teguran politik secara terbuka, konstruktif, konstitusional, tanpa menimbulkan kegaduhan," kata Puan saat pidato pembukaan masa persidangan pertama tahun 2025-2026 di gedung Parlemen, Jumat (15/8)
Puan menilai hal tersebut harus dilakukan agar para jajaran eksekutif mampu bekerja demi mewujudkan Astacita Presiden.
Menurut Puan, DPR mempunyai fungsi pengawasan yang harus dimanfaatkan untuk memastikan jajaran eksekutif bekerja dengan baik.
Fungsi pengawasan itu harus diemban demi memastikan masyarakat mendapatkan dampak baik dari setiap program yang digulirkan pemerintah.
Bahkan Puan mendorong anggota DPR dari berbagai fraksi untuk melancarkan kritik tajam kepada pemerintah jika kinerjanya tidak sesuai dengan apa yang diharapkan.
"DPR RI melalui alat kelengkapan dewan, komisi-komisi, dan badan-badan yang ada menjalankan tugas pengawasan secara konstitusional, objektif, kritis, dan bertanggung jawab," kata Puan.
Dengan adanya kritik dan pengawasan tersebut, diharapkan pemerintahan bisa berjalan dengan seimbang dan seluruh program pembangunan yang digulirkan presiden dapat tepat sasaran untuk masyarakat.
"Hal itu menjadi bagian dari mekanisme checks and balances yang sehat dalam demokrasi, serta pertanggungjawaban kami, DPR RI, kepada rakyat," jelas Puan.
DPR RI menggelar Sidang Paripurna Pembukaan Masa Persidangan I DPR Tahun Sidang 2025-2026 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (15/8).
Dalam acara tersebut, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato kenegaraan dalam rangka Penyampaian Pengantar/Keterangan Pemerintah atas Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2026 beserta Nota Keuangannya.
- Ketua DPR
- Sidang Paripurna DPR
- Tegur Pembantu Presiden
Redaktur: Sriyono
Penulis: Sriyono
Berita Terkait:
-
Energen Edukasi Pentingnya Sarapan Bergizi Lengkap
-
Ketua DPR Minta Usut Tuntas Kasus Kecurangan Distribusi MinyaKita
-
Warga Kebon Pala Bertahan di Lantai Dua sebab Banjir Capai Ketinggian 135 Cm
-
Ketua DPR RI Ajak Parlemen OKI Berkolaborasi untuk Masa Depan Dunia yang Lebih Baik
-
Presiden Prabowo Tidak Mau Sains Dipolitisasi, Sambutan di ITB Disampaikan Tertutup
-
Kakanwil BPN Jatim: GEMAPATAS Cegah Konflik Pertanahan di Masyarakat
-
Dukung Timnas dan Rayakan Idul Adha Tanpa Gangguan Listrik, PLN Siaga Penuh
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.