Presiden Prabowo Tidak Mau Sains Dipolitisasi, Sambutan di ITB Disampaikan Tertutup

Kamis, 07 Agu 2025, 17:54 WIB

BANDUNG - Presiden RI Prabowo Subianto memilih menyampaikan sambutan secara tertutup dari media dalam Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia (KSTI) 2025 di Institut Teknologi Bandung (ITB). Ia ingin menjaga agar isu sains tidak ditarik ke ranah politik.

Presiden RI Prabowo Subianto mengungkapkan alasan dirinya memberikan sambutan secara tertutup dari awak media dalam Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia (KSTI) 2025 di Institut Teknologi Bandung, karena tak ingin soal sains dipolitisasi.

Ket. Foto: Presiden Prabowo Subianto menjadi pembicara pada Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri (KSTI) Indonesia Tahun 2025 di Gedung Sabuga ITB, Bandung, Jawa Barat, Kamis (7/8). — Sumber: ANTARA/HO-Biro Pers Sekretariat Presiden

Saat menghadiri KSTI 2025 di Gedung Sabuga ITB, Bandung, Jawa Barat, Kamis, Presiden Prabowo yang menjadi pembicara mempersilakan awak media keluar, sebelum ia memberikan sambutan kepada ratusan audiens di gedung tersebut, serta di hadapan para menteri Kabinet Merah Putih.

"Biar lebih bebas, jangan dipelintir, jangan dipolitisasi. Ini kan kita bicara ilmu. Kita bicara sains, teknologi," kata Presiden Prabowo saat memberikan keterangan kepada media usai menghadiri KSTI 2025 di Gedung Sabuga ITB, Bandung, Jawa Barat, Kamis.

Kepala Negara menegaskan bahwa Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri (KSTI) Indonesia Tahun 2025 merupakan ruang ilmiah yang harus dijaga dari politisasi.

Oleh karenanya, Presiden menilai sambutan yang disampaikannya secara tertutup itu dimaksudkan agar para peserta dapat berdiskusi lebih leluasa dan substantif, tanpa kekhawatiran akan distorsi atau penggiringan opini publik.

Pernyataan tersebut mencerminkan sikap Presiden Prabowo yang ingin menjaga kemurnian forum-forum ilmiah dari kepentingan politik praktis.

Adapun KSTI 2025 merupakan ajang strategis yang mempertemukan para ilmuwan, akademisi, pelaku industri, dan pengambil kebijakan dari berbagai sektor prioritas nasional.

Presiden Prabowo berharap forum seperti ini dapat melahirkan terobosan-terobosan nyata bagi kemajuan bangsa di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi.

Dalam forum tersebut, sejumlah menteri Kabinet Merah Putih turut hadir, antara lain Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan P. Roeslani, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Bappenas Rachmat Pambudy, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono.

Kemudian, Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Kepala Badan Pusat Statistik Amalia Adininggar, Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana, Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional Laksana Tri Handoko, Wakil Menteri Komdigi Angga Raka Prabowo dan Wakil Menteri Diktisaintek Stella Christie.

  • prabowo subianto
  • ksti 2025
  • presiden prabowo di itb
  • sambutan prabowo tertutup
  • institut teknologi bandung

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Alfred, Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.