Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sekolah Rakyat Tahap 1C Rampung, Pendidikan Siap Tancap Gas

📅 Kamis, 14 Agu 2025, 23:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Sekolah Rakyat Tahap 1C Rampung, Pendidikan Siap Tancap Gas Doc: ANTARA FOTO/Fauzan
Ket. Calon murid melintas di lokasi yang akan dijadikan Sekolah Rakyat (SR) di Sentra Handayani, Jakarta.

JAKARTA – Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, mengumumkan bahwa pembangunan fisik Sekolah Rakyat tahap 1C telah selesai sepenuhnya dan kini memasuki tahap pemenuhan perlengkapan penunjang kegiatan belajar mengajar, khususnya meubelair seperti meja, kursi, dan peralatan kelas lainnya.

Pada tahap 1C ini, pemerintah membangun 50 Sekolah Rakyat yang tersebar di berbagai lokasi strategis, dengan tujuan memperluas akses pendidikan berkualitas bagi masyarakat.

Penyelesaian tahap ini diharapkan menjadi langkah penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang layak, nyaman, dan mendorong peningkatan mutu pendidikan di seluruh wilayah.

"Yang 1C itu secara fisik sudah selesai, tinggal meubelair. Karena meubelairnya agak lama, tendernya itu harus e-katalog," kata dia ditemui di Jakarta, Kamis (14/8).

Menteri menjelaskan, pihaknya menargetkan untuk merampungkan secara menyeluruh Sekolah Rakyat tahap 1C pada akhir Agustus 2025 ini, mengingat Presiden Prabowo berencana untuk meresmikan sekolah tersebut pada awal bulan September.

"Karena Presiden itu meresmikan Sekolah Rakyat ini rencana di minggu pertama bulan September. Sehingga insya Allah bisa," katanya lagi.

Dirinya menyampaikan pihaknya pada tahun 2025 ini menargetkan merampungkan 159 Sekolah Rakyat tingkat SD, SMP dan SMA pada tahap awal yang tersebar di seluruh wilayah tanah air yang bisa menampung 15 ribu murid.

Sebelumnya, Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf menyebut kurikulum Sekolah Rakyat memadukan pendidikan formal, pembinaan karakter, dan pelatihan keterampilan sesuai minat serta bakat siswa untuk memastikan pembelajaran lebih relevan dengan kebutuhan masing-masing peserta didik.

"Anak-anak yang punya potensi melanjutkan ke perguruan tinggi akan kita bina dan arahkan. Sementara yang ingin memperkuat keterampilan, kita fasilitasi juga," kata Mensos, di Cirebon, Rabu (13/8).

Ia menjelaskan pendekatan tersebut sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto, agar pendidikan di Sekolah Rakyat tidak hanya menekankan aspek akademik, melainkan membekali siswa dengan kecakapan hidup yang dapat diterapkan di dunia kerja maupun wirausaha.

Tenaga Ahli Utama Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO) Hamdan Hamedan mengatakan, program-program Presiden Prabowo Subianto saling terhubung dalam membangun martabat rakyat dari sejak lahir hingga mandiri.

Program tersebut meliputi Makan Bergizi Gratis (MBG), Cek Kesehatan Gratis (CKG), Sekolah Rakyat, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, dan Pembangunan 3 Juta Rumah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Korea Utara Kembali Luncurk...
Daerah
Disdag Mataram: Pekan Ini P...
Advertisement
Makin Tertekan, INACA Desak Pajak Sparepart Pesawat Juga Bisa Ditekan jadi 0%

Makin Tertekan, INACA Desak Pajak Sparepart Pesawat Juga Bisa Ditekan jadi 0%

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.