TNI AU Rilis Foto Perdana Jet Tempur Rafale, Tahap Latihan Digelar di Prancis

Rabu, 13 Agu 2025, 17:45 WIB

JAKARTA – Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) merilis gambar perdana jet tempur Dassault Rafale yang baru diperoleh. Pesawat tersebut merupakan varian Rafale B dua kursi dengan nomor ekor T-0301, menjadi unit pertama dari total 42 pesawat yang dipesan Indonesia melalui kontrak tahun 2022 dengan Dassault Aviation.

Menurut TNI AU, foto tersebut diambil di Mérignac, Prancis, lokasi pelatihan gelombang pertama yang diikuti 16 personel Indonesia, terdiri atas empat pilot dan 12 teknisi. Program ini dikenal sebagai Pelatihan Pilot Batch 1 dan Teknisi Pemeliharaan Tingkat Organisasi (OLM) yang bertujuan menyiapkan kru dan tenaga pemeliharaan sebelum pengiriman pesawat dimulai.

Ket. Foto: — Sumber: TNI AU

TNI AU menyebut latihan ini dipimpin Letkol Pnb Binggi Nobel, MSS, Kepala Divisi Operasi dan Latihan Lanud Supadio, selaku ketua tim. Seluruh peserta dinyatakan dalam kondisi sehat dan siap menjalani seluruh tahapan pelatihan yang telah dijadwalkan.

Akuisisi Rafale mencakup 30 pesawat kursi tunggal dan 12 pesawat kursi ganda berstandar F4 yang akan diserahkan dalam tiga tahap. Pengiriman tahap pertama terdiri dari enam unit, diikuti dua gelombang berikutnya masing-masing 18 unit, dengan jadwal distribusi dimulai pada 2026 setelah siklus pelatihan selesai.

Program pelatihan di Prancis menjadi langkah strategis TNI AU untuk membangun sumber daya manusia yang adaptif, modern, profesional, unggul, dan humanis. Agenda ini selaras dengan prioritas modernisasi alutsista pertahanan dan keamanan guna memperkuat kemampuan penangkalan udara nasional.

Selama tahap awal di Mérignac, teknisi memperoleh pelatihan umum dan spesialis di bidang vektor, avionik, dan persenjataan. Kegiatan ini menggabungkan pembelajaran teori di kelas dengan praktik langsung di hanggar, sebelum dilanjutkan dengan pelatihan kerja di skuadron operasional Prancis.

Sementara itu, para pilot fokus mempelajari teori sistem Rafale dan prosedur operasional sebelum menjalani sesi simulator serta latihan terbang langsung. Mulai 20 Agustus, mereka dijadwalkan pindah ke Pangkalan Udara Saint-Dizier untuk mengikuti simulasi misi penuh dan penerbangan langsung hingga Desember.

TNI AU menegaskan bahwa fase ini sangat penting untuk memastikan kemampuan tempur optimal ketika Rafale mulai beroperasi di Indonesia. Persiapan ini dilakukan secara terukur dan terpadu agar pesawat generasi terbaru tersebut dapat dioperasikan oleh personel yang terlatih dan siap menjaga kedaulatan udara.

Pengadaan Rafale menjadi proyek pesawat tempur paling ambisius yang pernah dilakukan Indonesia, menandakan tekad Jakarta memperkuat kekuatan udara dengan platform multiperan. Pesawat ini mampu menjalankan misi superioritas udara, serangan darat, pengintaian, hingga pencegahan nuklir.

Rafale standar F4 dari Dassault Aviation dibekali sensor canggih, fusi data yang ditingkatkan, integrasi senjata yang lebih luas, serta fitur konektivitas modern yang mendukung operasi berintensitas tinggi. Setelah beroperasi, Rafale akan menggantikan armada tempur tua dan memperkuat pertahanan udara di wilayah nusantara yang luas.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.