Korea Selatan Patok Proyeksi PDB di Angka 0,8 Persen

Rabu, 13 Agu 2025, 21:39 WIB

SEOUL - Lembaga wadah pemikir milik pemerintah Korea Selatan (Korsel) pada Selasa (12/8) mempertahankan proyeksi pertumbuhan ekonomi negara Asia itu untuk 2025 di angka 0,8 persen, mencerminkan melemahnya sektor konstruksi.

Produk domestik bruto (PDB) riil, yang disesuaikan dengan inflasi, diperkirakan akan naik 0,8 persen pada 2025, menurut Institut Pengembangan Korea (Korea Development Institute/KDI).

Angka ini tidak berubah dari perkiraan yang diumumkan tiga bulan sebelumnya. PDB riil Korsel diperkirakan akan tumbuh 1,6 persen pada 2026.

Proyeksi pertumbuhan yang masih rendah ini disebabkan oleh melemahnya industri konstruksi dan memburuknya kondisi perdagangan, yang dipengaruhi oleh penerapan tarif oleh Amerika Serikat (AS).

Investasi konstruksi diperkirakan merosot 8,1 persen tahun ini, turun 3,9 poin persentase dibandingkan dengan perkiraan yang diumumkan tiga bulan sebelumnya.

Dalam hal volume, ekspor barang diperkirakan akan meningkat 1,2 persen tahun ini setelah tumbuh 6,4 persen pada tahun sebelumnya.

Proyeksi konsumsi swasta dan investasi fasilitas direvisi naik masing-masing sebesar 0,2 poin persentase dan 0,1 poin persentase untuk 2025.

Surplus neraca berjalan diperkirakan mencapai 106,2 miliar dolar AS (1 dolar AS = Rp16.298) pada 2025 dan 91,2 miliar dolar AS pada 2026.

Sementara itu, proyeksi inflasi harga konsumen ditetapkan sebesar 2,0 persen untuk 2025 dan 1,8 persen untuk 2026.

Jumlah lapangan kerja diperkirakan akan bertambah 150.000 tahun ini dan 110.000 tahun depan. Ant/Xinhua

Ket. Foto: Seorang memegang uang kertas Won Korea Selatan. Pada Selasa (12/8) Korea Selatan mempertahankan proyeksi pertumbuhan ekonomi negara Asia itu untuk 2025 di angka 0,8 persen. — Sumber: AFP/JUNG YEON-JE

  • wonpil
  • korean won

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Deri Henriawan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.