Tangisan Ayah Prada Lucky, Ngaku Sudah Rela Tapi Tuntut Jawaban Kematian Sang Putra

Selasa, 12 Agu 2025, 11:38 WIB

JAKARTA - Kematian Prada Lucky Namo masih menyisakan luka mendalam bagi keluarga, terutama sang ayah, Sersan Mayor (Serma) Christian Namo. 

Dengan suara tegas namun hati yang remuk, ia menyatakan dirinya sudah mengikhlaskan kepergian sang putra. Namun, ia tidak akan diam hingga mengetahui alasan di balik tragedi itu.

Ket. Foto: Potret Sersan Mayor (Serma) Christian Namo, ayah Prada Lucky — Sumber: Istimewa

"Kami sudah rela, tidak mau lagi menyiksa anak saya dengan autopsi. Yang saya ingin tahu hanya satu: kenapa anak saya dibunuh? Mau pelakunya satu, dua, atau seribu, saya tidak peduli. Saya tentara, saya tidak akan bikin keributan di masyarakat," ungkapnya penuh emosi, Sabtu (9/8/2025).

Bagi Christian, kejelasan motif adalah harga mati. 

"Bukan ayam yang bunuh dia, tapi manusia. Jangan masalah satu dipelintir ke masalah lain," tegasnya.

Kontroversi Pernyataan dan Permintaan Maaf

Beberapa waktu lalu, ucapan Christian sempat dipelintir di media sosial hingga memicu kontroversi. Ia dituding membuat pernyataan yang melecehkan institusi TNI. Namun, ia segera meluruskan bahwa dirinya sama sekali tidak bermaksud menghina, apalagi membenci, TNI, justru sebaliknya.

"Saya ini tentara. Mana mungkin saya hancurkan nama TNI? Selama 31 tahun saya mengabdi untuk rakyat dan merah putih. Hidup saya untuk Indonesia," katanya tegas.

Christian meminta maaf kepada para petinggi TNI karena pernyataannya yang diplintir itu sempat viral. 

"Saya cinta TNI, saya cinta merah putih. Indonesia jaya karena TNI bersatu. Jangan pernah plesetkan ucapan saya," ujarnya.

Ia menegaskan tuduhan bahwa dirinya ingin membakar bendera atau membubarkan negara adalah hal yang mustahil. 

"Saya tentara, tidak mungkin saya hancurkan tentara. Maksud saya baik, tapi tolong dipahami secara utuh," sambungnya.

Kini, di tengah duka dan fitnah yang menghampiri, Christian hanya menginginkan satu hal, kebenaran untuk anaknya. 

Baginya, keadilan untuk Prada Lucky bukan sekadar perkara hukum, tapi juga harga diri seorang ayah dan seorang prajurit.

  • prada lucky
  • Kasus Kematian Prada Lucky
  • kasus prada lucky
  • ayah prada lucky

Redaktur: Alfina Febriyana

Penulis: Alfina Febriyana

Berita Terbaru

Cabai Rawit Makin Pedas! Harga Capai Rp69.950/Kg dan Telur Ayam Rp29.250

Mengkhawatirkan! Burung Ekek Keling Sunda Terancam Punah, Populasinya Kian Menurun

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

Arthur Fils Juara Cincinnati Masters 1000, Tekuk Tiafoe dalam Final Bersejarah

Presiden Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Bahas Karhutla dan Dampak Bencana NTT.

Kodaeral XIII Gelar Lomba Speedboat di Tarakan, Dorong Potensi Kemaritiman Kaltara.

Takdir Geografis Gambia, Negara Terkecil Afrika yang Terjepit Senegal

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.