Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dari Sula untuk Dunia: Kopi Asli Maluku Utara Masuk Daftar Lindung Nasional

📅 Selasa, 12 Agu 2025, 10:48 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dari Sula untuk Dunia: Kopi Asli Maluku Utara Masuk Daftar Lindung Nasional Doc: ANTARA/HO- Humas Kemenkum (Abdul Fatah)
Ket. Kopi Sula asal Kepulauan Sula, tercatat potensi indikasi geografis dilindungi, Minggu (10/8/2025).

TERNATE - Kopi Sula, mahakarya rasa dari Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara, kini resmi melangkah ke panggung besar perlindungan negara melalui status potensi indikasi geografis yang tercatat di Pangkalan Data Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum. 

Status ini bukan sekadar cap legalitas, komoditas tersebut menjadi tameng sekaligus tiket emas yang membuka peluang ekspor bernilai tinggi dan memperkuat posisi petani Sula di pasar kopi dunia. 

Dalam ekosistem perdagangan global yang kerap didominasi raksasa industri, pengakuan ini adalah sinyal keras: kekayaan rasa Nusantara tak lagi sekadar komoditas mentah, tapi warisan yang dilindungi, dibanggakan, dan diperjuangkan. 

Tantangannya kini, mampukah pemerintah daerah dan pelaku usaha mengubah pengakuan ini menjadi arus pendapatan berkelanjutan, atau sekadar menjadi catatan manis di arsip negara?

"Untuk kopi Sula, termasuk dalam kopi robusta karena tumbuh di dataran rendah," kata Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum (Kemenkum) Malut, Budi Argap Situngkir dihubungi, Minggu (12/8).

Sehingga, kata dia, pihaknya mendorong ragam potensi indikasi geografis masyarakat Malut telah mendapatkan perlindungan hukum, salah satunya Kopi Sula Sama.

Dia menyampaikan bahwa potensi indikasi geografis di Malut termasuk barang/produk yang memiliki kualitas, reputasi, atau karakteristik tertentu yang secara substansial terkait dengan lokasi geografis asalnya, namun belum didaftarkan sebagai indikasi geografis.

"Pelindungan kekayaan intelektual komunal di antaranya potensi indikasi geografis bertujuan untuk melindungi produsen dan konsumen dari pemalsuan produk khas wilayah, serta untuk menjaga kualitas dan kelestarian produk serta wilayah tersebut," ungkapnya.

Adapun Kopi Sula Sama masuk kategori potensi indikasi geografis dengan jenis sumber daya alam. Disebutkan bahwa Kopi Sula Sama terkenal dengan kekentalan dan cita rasa kopi yang nikmat.

Laman DJKI menulis, proses pengolahan Kopi Sula Sama diperoleh langsung dari petani kopi agar terjaga keasliannya. Selanjutnya, biji kopi dijemur hingga mengering sebelum diolah.

"Proses sangrai biji Kopi Sula sengaja dilakukan menggunakan kayu bakar, hal itu agar cita rasa khas Kopi Sula lebih terasa di lidah saat dinikmati," kata Argap.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Membanggakan! Dua Perempuan Indonesia Jadi Juara Dunia Kewirausahaan Sosial, Apa Rahasia Mereka?

Membanggakan! Dua Perempuan Indonesia Jadi Juara Dunia Kewirausahaan Sosial, Apa Rahasia Mereka?

24 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.