Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tingkatkan Infrastruktur, Cirebon Siapkan Rp196 Miliar untuk Pembangunan Jalan

📅 Senin, 11 Agu 2025, 17:53 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tingkatkan Infrastruktur, Cirebon Siapkan Rp196 Miliar untuk Pembangunan Jalan Doc: Antara Foto
Ket. Kondisi jalan rusak di wilayah Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.

Pemerintah Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, mengalokasikan anggaran sebesar Rp196 miliar untuk program perbaikan dan pembangunan infrastruktur jalan yang mulai dioptimalkan pada 2026.

Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Cirebon Tomy Hendrawan mengatakan dana tersebut, berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Cirebon dan dialokasikan melalui bidang Bina Marga.

“Anggaran itu terdiri dari Rp15 miliar untuk program drainase perkotaan dan sekitar Rp181 miliar untuk penyelenggaraan jalan,” katanya di Cirebon, Senin.

Ia menjelaskan alokasi anggaran pada 2026 itu naik Rp65 miliar atau sekitar 49 persen, dibandingkan dana pada 2025 yang sebesar Rp131 miliar.

Pihaknya bakal mengoptimalkan penggunaan dana tersebut, meski kebutuhan perbaikan jalan di Kabupaten Cirebon masih lebih besar.

Berdasarkan data, kata dia, panjang jalan kabupaten yang rusak berat dan perlu rekonstruksi mencapai 189,2 km.

“Pada 2026, kami merencanakan rekonstruksi jalan sepanjang 47 km. Dengan kecepatan pembangunan tersebut, dibutuhkan lebih dari tiga tahun untuk memperbaiki seluruh ruas yang rusak berat,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menuturkan keterbatasan kapasitas fiskal APBD mendorong pemerintah daerah mencari dukungan dana tambahan dari APBD Provinsi dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Sebagai contoh, pihaknya telah mengusulkan bantuan keuangan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat sebesar Rp109,1 miliar pada 2025 yang kini sedang diproses dalam Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD).

Ia mengatakan pembahasan anggaran dilakukan bersama DPRD setempat karena keputusan akhir ada di legislatif. Sedangkan Dinas PUTR bertugas menyusun program teknis berdasarkan kebutuhan lapangan.

Pihaknya menargetkan sebagian besar ruas jalan rusak dapat tertangani hingga 2029, dengan dukungan lintas pemerintah.

“Dengan hal ini, kami yakin target pembangunan jalan bisa tercapai,” ucap dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Rona
BDx Mulai Bangun Pusat Data...
Advertisement
Jalan-jalan ke Jakarta, Eeee...Bupati Bolaang Mondondow Utara Malah Diciduk KPK, Jajaran Pemkab Belum Bisa Bereaksi

Jalan-jalan ke Jakarta, Eeee...Bupati Bolaang Mondondow Utara Malah Diciduk KPK, Jajaran Pemkab Belum Bisa Bereaksi

22 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.