Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Di Balik Kabut Asap Pekat Kapuas, ada Perjuangan Tim Pemadam yang Bikin Takjub!

📅 Senin, 11 Agu 2025, 10:45 WIB | Oleh:
Di Balik Kabut Asap Pekat Kapuas, ada Perjuangan Tim Pemadam yang Bikin Takjub! Doc: Antara Foto
Ket. Karhutla di Kabupaten Kapuas Kalteng

Di tengah kabut asap pekat yang menyelimuti Kapuas, Kalimantan Tengah, ada sebuah kisah perjuangan tanpa henti yang jarang terlihat oleh mata publik. Sumber masalah utamanya adalah kebakaran lahan yang melanda lebih dari 100 hektare kawasan. Dalam kondisi yang semakin memburuk, para petugas pemadam kebakaran (Damkar) bertempur melawan api dengan segala daya yang mereka miliki, menghadapi rintangan yang tak sedikit.

Kebakaran yang terjadi di wilayah Kapuas ini bukanlah hal yang pertama, namun skalanya kali ini jauh lebih besar dan sulit dikendalikan. Medan yang berat, dengan banyaknya lahan gambut yang kering, membuat api dengan mudah menyebar dan semakin sulit dipadamkan. Terlebih lagi, terbatasnya sumber air membuat proses pemadaman semakin menantang. Dalam cuaca yang panas dan angin kencang, api seringkali menjalar lebih cepat dari yang diperkirakan.

Namun, di balik tantangan tersebut, ada sekelompok orang yang tak pernah mundur yakni petugas Damkar yang dengan gigih berusaha mengendalikan api. Menggunakan peralatan seadanya, mereka bekerja dengan penuh dedikasi. Bahkan saat kebakaran meluas, mereka tetap berada di garis depan, memastikan api tidak semakin menggila.

Para petugas ini berjuang bukan hanya untuk melindungi hutan dan lahan, tetapi juga untuk melindungi kehidupan masyarakat sekitar. Dampak dari kebakaran ini sangat besar, baik terhadap kesehatan warga yang harus menghadapi asap tebal setiap hari, maupun terhadap ekosistem yang semakin terancam. Setiap percikan api yang bisa dipadamkan adalah sebuah kemenangan, namun setiap kali angin berhembus, harapan itu seolah kembali dipertaruhkan.

Sementara itu, upaya pemadaman yang dilakukan oleh tim Damkar Kapuas juga dibantu oleh relawan, masyarakat setempat, serta aparat TNI/Polri. Semua bahu-membahu untuk mempersempit area kebakaran yang tak hanya membakar vegetasi, tetapi juga memperburuk kualitas udara yang sudah buruk akibat asap.

Kisah mereka, para pejuang di balik asap pekat, adalah gambaran ketangguhan yang jarang terlihat. Mereka terus berjuang tanpa lelah, berharap bisa menaklukkan api yang seakan tak kenal ampun, demi masa depan Kapuas yang lebih hijau dan sehat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.