Bentuk Karakter Tangguh, 673 Calon Cadet PIP Semarang Jalani Mandatukar
Senin, 11 Agu 2025, 19:46 WIBJAKARTA - Sebanyak 673 calon cadet Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Semarang resmi memulai Masa Dasar Pembentukan Karakter(Madatukar) Jalur Mandiri di Balai Pendidikan dan Pelatihan Pembangunan Karakter SDM Transportasi (BP3KSDMT), Ciwidey, Bandung.
Kepala Badan Pengembangan SDM Perhubungan (BPSDMP), Djarot Tri Wardhono saat membuka kegiatan ini menegaskan pentingnya Madatukar sebagai pondasi awal pembentukan perwira transportasi.Â
âKarakter, disiplin, dan ketangguhan merupakan hal penting bagi para calon perwira transportasi. Untuk itu, melalui Madatukar ini, peserta akan diuji fisik dan mental, baik secara individu maupun tim, guna mengasah kreativitas, kerja sama, dan keterampilan,â ujarnya dalam keterangan tertulisnya, kemarin.
Ia melanjutkan bahwa kegiatan ini dilaksanakan sesuai dengan Instruksi Menteri Perhubungan Republik Indonesia No. IM.8 Tahun 2024 tentang Reformasi Pola Pengasuhan Peserta Didik di lingkungan perguruan tinggi Kementerian Perhubungan.Â
âMetode pembinaan pada kegiatan ini dirancang lebih terarah, profesional, dan fokus pada empat kompetensi utama, yaitu manajemen diri (intrapersonal), manajemen hubungan (interpersonal), manajemen organisasi, dan manajemen spiritual,â ungkapnya.
Kegiatan Madatukar diharapkan dapat menjadi fondasi awal yang kuat bagi para calon mahasiswa yang nantinya akan menjadi perwira transportasi, agar kelak mampu membawa perubahan positif, beretika, dan profesional di bidangnya masing-masing.
"Saya berharap kepada seluruh Calon Cadet untuk dapat mengikuti kegiatan madatukar ini dengan sungguh- sungguh dan penuh semangat, sehingga mampu menyerap ilmu yang diberikan dari para pengajar, dan menerapkannya pada kehidupan sehari-hari.â tambahnya.
Pada kesempatan yang sama, Kepala BP3KSDMT, Eko Sudarmanto melaporkan bahwa para calon cadet akan mengikuti kegiatan Madatukar ini selama 7 (tujuh) hari, mulai tanggal 9 sampai 15 Agustus 2025, dengan mendapatkan pembekalan dari fasilitator, pelatih, penceramah, dan praktisi berpengalaman.
"Kami ingin setiap cadet pulang dengan mental juang, karakter tangguh, dan kebanggaan sebagai insan transportasi. Madatukar menjadi titik awal mereka menapaki pendidikan kedinasan,â jelasnya.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Mohammad Zaki Alatas
Berita Terkait:
-
Ukraina dan Moldova Alami Mati Lampu Massal, Kyiv Gelap Total di Tengah Suhu Minus 22 Derajat
-
Jaring SDM Unggul, BPSDMP Kemenhub Gelar Sosialisasi Sipencatar dan University Fair Tahun 2025 di Madiun
-
PSIM Harus Evaluasi Total Banyak Gagal Menang di Kandang
-
Mengacu kepada IMO, PIP Semarang Siap Hasilkan SDM Berkualitas dan Imbangi Kemajuan Teknologi Pelayanan
-
Coding dan AI Bakal Jadi Mata Pelajaran Wajib di Sekolah
-
Bahas Isu Strategis Ekraf, Friends of Creative Economy (FCE) Meeting 2025 Dihadiri 50 Negara
-
Preview Ligue 1 Prancis: Pembuktian Marseille Usai Robohkan Hegemoni PSG
Satlap Tri Cakti dan Satgas Gabungan Gagalkan Penyelundupan Bijih Timah Ilegal Senilai Rp1,8 Miliar.
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.