Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemerintah Kabupaten Bengkayang Dapat Penghargaan Kota Layak Anak (KLA) 2025 Kategori Pratama

📅 Sabtu, 09 Agu 2025, 19:12 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemerintah Kabupaten Bengkayang Dapat Penghargaan Kota Layak Anak (KLA) 2025 Kategori Pratama Doc: Antara Foto
Ket. Jajaran Pemkab Bengkayang saat mengikuti pengumuman penghargaan Kabupaten Layak Anak (KLA) Tahun 2025 secara online.

Pemerintah Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat menegaskan komitmen memperkuat pelayanan publik ramah anak setelah meraih penghargaan Kota Layak Anak (KLA) 2025 kategori Pratama.

Penghargaan tersebut sebagaimana tertuang dalam Keputusan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Nomor 85 Tahun 2025.

Bupati Bengkayang Sebastianus Darwis mengatakan, penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas keseriusan pemerintah daerah dalam memenuhi kewajiban pelayanan dasar bagi anak, mulai dari perlindungan hukum, pendidikan, kesehatan, hingga penyediaan infrastruktur ramah anak.

"Penghargaan ini bukan hanya apresiasi, tapi juga pengingat bagi kami untuk terus memperbaiki kualitas layanan publik yang berpihak pada anak," ujarnya di Bengkayang, Sabtu.

Pemkab Bengkayang telah mengimplementasikan berbagai program sebagai bentuk tanggung jawab pelayanan publik di bidang perlindungan anak, antara lain penyediaan enam sekolah ramah anak, 22 rumah ibadah ramah anak, tiga zona rute aman ke sekolah, serta dua puskesmas ramah anak di Sungai Duri dan Samalantan.

Dari sisi regulasi, daerah ini telah memiliki Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2023 tentang Kabupaten Layak Anak, membentuk Gugus Tugas KLA, dan menetapkan Rencana Aksi Daerah 2023–2026.

Bupati menyebut cakupan kepemilikan akta kelahiran anak di Bengkayang telah mencapai 79,24 persen, dan pemerintah terus mendorong peningkatan melalui pelayanan administrasi kependudukan yang mudah diakses.

Selain itu, tersedia Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) serta 15 kelompok Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) yang aktif memberikan edukasi dan pendampingan.

"Target kami ke depan adalah peningkatan peringkat KLA dengan memperluas akses dan kualitas layanan publik, termasuk menekan kasus kekerasan terhadap anak dan pernikahan dini," kata Sebastianus.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Nasional
Mutasi Polri, Pejabat Divpr...
Daerah
Produk UMKM Dipromosikan Le...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.