Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

WHO: Hampir 100.000 Orang Terjangkit Kolera di Sudan, Banjir dan Perang Saudara Perburuk Situasi

📅 Jumat, 08 Agu 2025, 08:37 WIB | Oleh:

"Dalam enam bulan pertama tahun ini, pusat-pusat gizi yang didukung WHO telah merawat lebih dari 17.000 anak-anak yang mengalami malnutrisi parah dengan komplikasi medis. Namun, masih banyak lagi yang tidak terjangkau," Tedros memperingatkan.

Upaya badan kesehatan PBB terhambat oleh akses terbatas dan kurangnya dana, tambahnya, karena WHO hanya menerima kurang dari sepertiga uang yang dimintanya untuk menyediakan bantuan kesehatan mendesak di Sudan.

Direktur Jenderal WHO mengatakan selama kekerasan berlanjut di Sudan, "kita menyaksikan lebih banyak kelaparan, lebih banyak pengungsian, dan lebih banyak penyakit".

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Tekstil RI Kalah Canggih dari China, Menperin Sarmuji Bongkar Biang Keroknya
    Langkah Kemenperin memprioritaskan restrukturisasi mesin yang telah berusia ...
  • Pasar Makin Prospektif, Kemenperin Pacu Industri Mainan Tembus Pasar Global
    Pencapaian ekspor mainan yang menembus USD 351,8 juta ...
  • Industri Mesin Diperkuat, Indonesia Tak Mau Terus Bergantung Impor
    Langkah strategis Ditjen ILMATE Kemenperin yang disampaikan oleh ...
  • Kemenperin Catat Sektor Industri Mainan Indonesia Serap 15.663 Naker
    Pencapaian surplus ekspor industri mainan nasional yang tembus ...
  • Timnas Indonesia Juara FIFA Asean Cup 2026, Tundukkan Thailand 4-2 Lewat Adu Penalti
    final ideal, kekuatan berimbang, pertandingan yg menguras tenaga ...
Megapolitan
Presiden Prabowo Serahkan B...
Advertisement
Tanggapan Gibran terkait Putusan MK soal Keabsahan Ijazah SMA Miliknya

Tanggapan Gibran terkait Putusan MK soal Keabsahan Ijazah SMA Miliknya

07 Oct 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.