OpenAI Siapkan Peluncuran ChatGPT‑5 dengan Kapabilitas Tingkat Lanjut
Rabu, 06 Agu 2025, 20:00 WIBJAKARTA â OpenAI dikabarkan sedang mempersiapkan peluncuran model AI paling canggihnya, GPTâ5, yang diperkirakan akan diumumkan pada Agustus 2025. Model ini dijuluki sebagai loncatan signifikan dari GPTâ4 dan ditujukan untuk menawarkan kemampuan reasoning dan multimodal yang lebih mendalam.
CEO OpenAI, Sam Altman, mengungkapkan bahwa dirinya merasa âberguna seperti tidak ada artinya dibandingkan AIâ setelah GPTâ5 menjawab pertanyaan yang tak bisa ia jawab sendiri. Ia menyebut pengalaman itu sebagai momen yang membuatnya merasa seperti model sebelumnya terlalu terbatas.
GPTâ5 dirancang sebagai sistem terpadu yang menggabungkan kemampuan dari rangkaian model o-series dan GPT-series. Alih-alih merilis o3 sebagai model terpisah, OpenAI berencana membungkus semua fitur dalam GPTâ5 sejak awal.
Dari perspektif teknis, GPTâ5 diprediksi mendukung pemrosesan multimodal sejati, termasuk video dan audio secara native, bukan hanya teks dan gambar. Selain itu, model ini kemungkinan dapat menikmati konteks besar hingga jutaan token dan menjadi basis agen AI otonom yang lebih mumpuni.
Dalam hal keamanan, OpenAI melakukan pengujian âred teamingâ secara ketat serta menerapkan Persiapan Keamanan Publik (Preparedness Framework). Altman sendiri menyebut bahwa kekhawatiran tentang potensi penyalahgunaan AI sebesar membangun bom atom bahkan dia merasa tak ada orang dewasa di ruangan ini saat melihat kemajuan model tersebut.
Sejumlah pengembang awal melaporkan GPTâ5 lebih unggul dalam pemecahan kode dan tugas kompleks dibanding GPTâ4, meski peningkatan kemampuannya disebut tidak serumit loncatan dari GPTâ3 ke GPTâ4 sebelumnya.
Microsoft telah lebih dulu menyiapkan âsmart modeâ dalam Copilot untuk mengintegrasikan GPTâ5 ke dalam asisten AI mereka. Fitur ini secara otomatis memilih model terbaik tanpa perlu pengguna memilih secara manual.
Selain itu, OpenAI meluncurkan dua model open-weight baru, gptâossâ120b dan gptâossâ20b, yang bisa diunduh dan dijalankan secara lokal di perangkat pengguna. Ini menjadi model gratis pertama yang dibuka sejak GPTâ2 pada 2019 dan merupakan langkah besar menuju transparansi AI.
Selain itu, CEO Altman telah mengusulkan ide radikal: menyediakan salinan pribadi GPTâ5 gratis untuk seluruh dunia. Meski ini bisa mendorong produktivitas global, para ahli memperingatkan risiko sosial, penyalahgunaan, ketimpangan akses, dan tantangan regulasi.
Secara umum, GPTâ5 diantisipasi sebagai lompatan strategis OpenAI menuju AI generasi berikutnya yang lebih cerdas, fleksibel, dan berkomitmen pada transparansi. Namun kesiapan peluncuran juga mengandung kewaspadaan akibat tantangan teknis, keamanan, dan etis yang menyertai teknologi ini.
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Paundra Zakirulloh
Berita Terkait:
-
Dirut Bulog Nyatakan Stok Beras Aman, Mencapai 4,3 Juta Ton
-
Pertamina Fasilitasi Arus Balik Lebaran dari Kampung Halaman ke Jakarta
-
Satpol PP Pontianak tertibkan PKL di Waterfront
-
Bocoran iOS 27: Siri Berubah Total Jadi AI Chatbot Mirip ChatGPT dan Gemini
-
Jalan Poros Yasin Limpo Gowa Mulai Diperbaiki
-
AI Sebagai "Penyebab Munculnya" Celah Keamanan Siber
-
Libur Lebaran 2026, Wisatawan Serbu Taman Mini Indonesia Indah
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.