Pemkab Ponorogo Wajibkan Kantin Sehat di Sekolah untuk Cegah Jajanan Berbahaya
Selasa, 05 Agu 2025, 22:06 WIBPONOROGO â Pemerintah Kabupaten Ponorogo Jawa Timur mewajibkan seluruh sekolah di wilayahnya mulai dari tingkat SD, SMP, hingga madrasah, untuk menyediakan kantin sehat sebagai upaya melindungi pelajar dari konsumsi jajanan yang berisiko terhadap kesehatan.
Kepala Dinas Kesehatan Ponorogo, Dyah Ayu Puspitaningarti,  Selasa (05/8), mengatakan kantin sekolah kini diharapkan tidak hanya menjadi tempat membeli makanan, tetapi juga berfungsi sebagai sarana edukasi gizi bagi peserta didik.
"Kantin sekolah tidak boleh menyediakan jajanan tinggi MSG atau minuman kemasan dengan pemanis buatan berlebihan," ujar Ayu.
Sebagai tindak lanjut, Dinas Kesehatan telah menginstruksikan 31 puskesmas di wilayahnya untuk memantau operasional kantin di sekolah masing-masing.
Tim sanitarian akan secara berkala melakukan pemeriksaan terhadap kualitas makanan, kebersihan lingkungan kantin, serta sistem pengolahan limbahnya.
"Kantin yang memenuhi seluruh kriteria kesehatan akan diberikan stiker âKantin Sehatâ yang berlaku selama dua tahun," jelasnya.
Ayu menambahkan, Pemkab tidak lagi memberikan toleransi terhadap kantin yang menjual makanan dengan kandungan berbahaya seperti pewarna sintetis, boraks, maupun formalin.
Jika ditemukan pelanggaran, pihaknya akan menindak langsung di lapangan.
"Tim kami siap melakukan uji sampel dan akan memberikan sanksi bagi kantin yang melanggar ketentuan," tegasnya.
Program ini, lanjut Ayu, diterapkan secara menyeluruh, tidak hanya pada sekolah negeri tetapi juga swasta dan madrasah.
Dinkes berharap program ini menjadi komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan sekolah yang sehat dan mendukung tumbuh kembang siswa.
"Jika sekolah berani menolak jajanan instan dan mengawasi menu kantin secara ketat, maka akan membentuk kebiasaan makan sehat sejak dini," katanya.
Redaktur: Bambang Wijanarko
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Google Akan Kasih Tanda Aplikasi yang Boros Baterai di Play Store
-
Kenikmatan yang Menyesatkan: 9 Makanan Enak Ini Ternyata Bisa Memicu Kanker!
-
Bursa Karbon Bidik Target Volume Perdagangan 750.000 Ton Karbon pada 2025
-
Berdiri di Lahan Pemda, Wakil Ketua MPR RI Prihatin dengan Kondisi Tolitoli Plaza yang Sepi Pembeli dan Rusak
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.