Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Brasil Lapor ke WTO, Tarik Keberatan Atas Kenaikan Tarif dari AS

📅 Selasa, 05 Agu 2025, 20:01 WIB | Oleh: Tim Penulis
Brasil Lapor ke WTO, Tarik Keberatan Atas Kenaikan Tarif dari AS Doc: Antara
Ket. Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva.

Brasilia - Brasil sedang bersiap untuk secara resmi mengajukan keberatan terhadap tarif yang baru diberlakukan oleh Amerika Serikat (AS) di Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) sembari tetap membuka ruang untuk negosiasi, demikian disampaikan para pejabat pada Senin (4/8).

Langkah ini diambil setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan tarif 50 persen untuk berbagai komoditas ekspor Brasil, termasuk kopi, daging sapi, dan petrokimia, yang akan mulai berlaku pada Rabu (6/8). Langkah ini memengaruhi sekitar 35 persen ekspor Brasil ke Amerika Serikat, meskipun produk-produk utama seperti produk energi dan mineral tertentu tidak termasuk.

Kamar Perdagangan Luar Negeri Brasil menyetujui sebuah proposal pada Senin untuk memulai konsultasi formal dengan WTO, langkah pertama dalam proses penyelesaian sengketa. Dewan menteri dari kamar perdagangan tersebut menyampaikan keputusan itu kepada Presiden Luiz Inacio Lula da Silva, yang akan menentukan "bagaimana dan kapan" keberatan ini akan disampaikan kepada WTO.

Wakil Presiden Brasil Geraldo Alckmin mengatakan bahwa Brasil sedang berupaya mengurangi dampak tarif baru dan telah bertemu dengan para perwakilan agribisnis untuk mengoordinasikan strategi. Pemerintah juga akan melanjutkan pembicaraan dengan sektor-sektor yang terdampak.

Menteri Keuangan Brasil Fernando Haddad mengatakan bahwa Brasil tetap terbuka untuk berdialog, tetapi tidak akan menerima kemitraan yang tidak setara.

"Kami tidak akan berdialog dengan AS sebagai koloni atau satelit, kami adalah negara yang berdaulat," kata Haddad kepada BandNews dalam sebuah wawancara.

Dia menyebut kenaikan tarif tersebut berlebihan dan tidak masuk akal, tetapi mengatakan bahwa masih ada ruang untuk membangun agenda bilateral yang positif, terutama di bidang-bidang seperti mineral penting, teknologi, dan infrastruktur data.

"Brasil memiliki cadangan tanah jarang dan mineral penting yang berharga, sumber daya yang tidak dimiliki AS," katanya. "Kami bersedia bekerja sama dalam produksi baterai yang efisien dan teknologi strategis lainnya."

Untuk mengimbangi dampak ekonomi dari tarif ini, Haddad mengatakan bahwa pemerintah akan segera meluncurkan paket bantuan untuk bisnis domestik, termasuk dukungan kredit. Dia mengakui adanya potensi dampak fiskal, tetapi mengatakan bahwa hal itu akan ditangani dengan aturan anggaran yang ada.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.