Sekolah Rakyat di Tangsel Ditargetkan Mulai Beroperasi pada Agustus 2025

Kamis, 31 Jul 2025, 16:25 WIB

TANGERANG - Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 33 Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Banten, yang ditempatkan di Gedung BLK, Jalan Kencana I Nomor 20, Kelurahan Jelupang, Kecamatan Serpong Utara, ditargetkan mulai beroperasi pada 15 Agustus 2025.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Banten Dicky Hardiana saat dikonfirmasi mengatakan target pengoperasian SRMA 33 Tangsel masuk dalam pembukaan tahap 1b secara nasional yang dilakukan di 37 titik lokasi.

Ket. Foto: Sekolah rakyat di Tangsel — Sumber: antara foto

“Untuk tahapan 1b, pembukaan Sekolah Rakyat dilakukan di 37 titik secara nasional. Untuk Banten akan diawali pada Agustus, lokasi di Lebak. Sementara tanggal 15 Agustus yang berada di BLKI Serpong," katanya di Tangerang, Kamis (31/7).

Untuk di daerah Banten, lanjutnya, terdapat dua lokasi Sekolah Rakyat yaitu i Kabupaten Lebak dan Kota Tangerang Selatan.

Ia mengatakan peresmian Sekolah Rakyat tahap 1b ini akan dilakukan pada awal Agustus 2025 di Kabupaten Lebak. Sementara pada pertengahan Agustus dilanjutkan peresmian sekolah rakyat di Kota Tangerang Selatan.

“Ini informasi dari Kemensos, berarti sudah diperhitungkan seluruh fasilitas sekolah rakyat sudah siap dibuka (Agustus),” katanya.

Ia menerangkan sebelumnya Sekolah Rakyat yang ada di wilayah tersebut batal beroperasi pada Juli 2025 ini.

Pembatalan pembukaan Sekolah Rakyat itulantaran proses renovasi bangunan yang dilakukan pihak Kementerian Pekerjaan Umum (PU)belum sepenuhnya selesai. “Iya batal (beroperasi) pada Juli ini, jadi kita menunggu semua informasi dari Kemensos,” katanya.

Proses renovasi dan pembangunan fasilitas dari Program Sekolah Rakyat di Banten masih dalam proses renovasi oleh Kementerian PU, sehingga pihaknya belum bisa memastikan pada Juli ini mulai dioperasikan kegiatan Sekolah Rakyat tersebut.

"Hampir semua daerah juga yang 1b ini sedang direnovasi oleh kementerian PU. Jadi mereka nanti berkoordinasi dengan PU kapan kesiapannya, jadi untuk saat ini kami belum mendapatkan informasi yang pasti terkait kapan sekolah itu akan beroperasi," jelasnya.

Secara umum Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten sudah siap untuk melaksanakan program pendidikan tersebut, seperti untuk siswa siswi yang telah terdaftar dalam sekolah gratis ini telah terverifikasi dan siap belajar.

"Calon siswa saat ini sudah kita proses, kita terima, saat ini mereka masih berada di rumah masing-masing menunggu panggilan dari Kemensos untuk masuk asrama," ungkapnya.

Adapun dari total 150 siswa yang telah terdaftar pada Program Sekolah Rakyat itu, terdiri dari 26 anak asal Pandeglang, 19 anak asal Kabupaten Serang, 33 anak asal Kabupaten Tangerang, 20 anak asal Kota Cilegon, 19 anak asal Kota Tangerang, dan 19 anak asal Kota Tangerang Selatan.

Redaktur: Sriyono

Penulis: Sriyono

Berita Terbaru

Wow Fantastis! QRIS Makin Diminati, Pengguna di Sulsel Kini Tembus 1,5 Juta

Kabut Asap Karhutla Makin Pekat, Warga Kompleks Aeropolis Banjarbaru Mulai Mengungsi

Bayern Muenchen Buktikan Kelasnya, Juara Piala Super Jerman!

Gempa Cukup Kuat M 5,4 Guncang Sulteng, Perairan Pulau Puh Jadi Titik Episentrum

Situasi Makin Genting! Kapolda Kalsel Pimpin Pemadaman Karhutla Dekat Bandara

Jakarta Perangi Tawuran! Pemprov DKI Pastikan Penanganan Dilakukan Berkelanjutan

Mengejutkan di Liga Inggris! Manchester United Dipermalukan Tim Promosi Hull City dengan Skor 0-2

KAI Palembang Tambah Kereta Eksekutif Saat Libur Maulid Nabi, Cek Jadwalnya!

Luar Biasa Indonesia Borong Medali! Tampil Gemilang di Kejuaraan Open Water Swimming Asia Tenggara

Wow Canggih Terobosan BRIN Ini! Inovasi Kayu Transparan dengan Memanfaatkan Bahan Organik

Melon Jadi Harapan Baru! Kelompok Tani di Kulon Progo Genjot Ketahanan Pangan

AS Kenakan Tarif 50 Persen untuk Barang Kanada Senilai US$20 Miliar, Ottawa Siapkan Balasan

Gubernur Pramono Tegas! Efisiensi Bukan Alasan untuk Mengorbankan Layanan Dasar Warga Jakarta

Pasukan Tambahan Berdatangan! Tiga Batalyon dari Jawa Bantu Atasi Karhutla Kalimantan

Mengkhawatirkan! 9 Kali Meletus dalam Sehari, Gunung Anak Krakatau Jadi Sorotan

Koperasi Tak Boleh Kuno Lagi! Menkop Ferry Dorong Digitalisasi hingga Ekspansi Bisnis

Dugaan Jual Beli Kursi Jalur Mandiri Unsoed Terjadi di Masa Rektor Akhmad Sodiq.

Gempa NTT, Pelni Cabang Ambon Siapkan Layanan Pengiriman Bantuan Kemanusiaan.

Relawan Medis UMI Makassar Tembus Pegunungan Manggarai, Bantu Warga Terdampak Bencana.

Baznas Salurkan 1.000 Mushaf Al Quran kepada Masyarakat Kampung Baduy.

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.