PLN Nyalakan Listrik di Dua Sekolah Darurat Lokasi Bencana Erupsi Gunung Lewotobi di NTT

Kamis, 31 Jul 2025, 10:57 WIB

KUPANG - PT PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Nusa Tenggara Timur menyalakan listrik di dua sekolah darurat di lokasi bencana Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki di Desa Konga, Kecamatan Titehena, Kabupaten Flores Timur.

Manager ULP Larantuka, Swarjana Purnawirawan Arya dalam keterangan resmi yang diterima di Kupang, Kamis, mengatakan dua sekolah itu adalah SD Inpres Jongwolor dan SD Katolik Kemiri, yang berlokasi di Desa Konga, Kecamatan Titehena, Kabupaten Flores Timur, 

Ket. Foto: Sejumlah siswa korban erupsi gunung Lewotobi laki-laki sedang bermain di luar sekolah. — Sumber: PLN

"Penyalaan listrik di sekolah hari ini menjadi simbol harapan baru bagi generasi muda, menyalakan semangat belajar anak-anak kita," katanya.

Dia menyatakan penyalaan listrik yang dilakukan menjadi angin segar bagi ratusan siswa yang terdampak. Proses ini terlaksana berkat kolaborasi erat antara PLN ULP Larantuka dan Yayasan Cakra Abhipraya Responsif.

Sementara itu, Kepala SD Inpres Jongwolor menyampaikan rasa terima kasih mendalam kepada PLN. Menurutnya hadirnya jaringan listrik dan sudah dinyalakannya listrik itu menjadi penyemangat bagi anak-anak yang sedang berada di kamp pengungsian namun tetap bersekolah.

"Hadirnya listrik memberikan semangat baru bagi anak-anak untuk melanjutkan pendidikan. Dengan alat bantu belajar yang kini bisa kami manfaatkan, proses belajar mengajar akan jauh lebih efektif. Terima kasih PLN sudah sigap untuk penyalaan listrik ini," ungkapnya.

Sedangkan General Manager PLN UIW NTT, F. Eko Sulistyono yang dikonfirmasi di Kupang,  menegaskan langkah ini merupakan bentuk nyata peran aktif PLN dalam misi kemanusiaan dan keberlanjutan pendidikan.

"Kami berharap dapat membangkitkan kembali semangat dan masa depan anak-anak. PLN akan terus mendukung pemulihan fasilitas pendidikan dan fasilitas umum lainnya yang terdampak bencana," ujarnya.

Dia juga mengatakan bahwa penyalaan listrik ini membuktikan bahwa di tengah tantangan akibat bencana alam, harapan untuk masa depan pendidikan anak-anak tetap menyala. PLN hadir tidak hanya untuk menerangi ruang, tetapi juga hati dan semangat anak-anak bangsa.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara, Lili Lestari

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.