BGN: Makan Bergizi Gratis Tingkatkan Konsentrasi Anak
Rabu, 30 Jul 2025, 00:28 WIBJAKARTAÂ - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terbukti mampu meningkatkan konsentrasi dan memori jangka pendek siswa. Dampak positif ini dinilai mendukung motivasi dan capaian belajar anak secara berkelanjutan.
âHasil penelitian di Aceh menunjukkan bahwa siswa yang mendapat Makan Bergizi Gratis terjadi peningkatan konsentrasi,â kata Dewan Pakar BGN, Ikeu Tanziha, Selasa (28/7).
Ia pun menyebut hasil ini mendukung kualitas pendidikan dan motivasi belajar.
Studi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) juga menampilkan hasil senada. Program MBG disebut meningkatkan fokus belajar dan kemampuan kognitif siswa.
Data tersebut diperoleh dari kota-kota seperti Bogor dan Papua, khususnya bagi siswa yang sebelumnya tidak sarapan. Studi di SMK Negeri 6 Medan menunjukkan bahwa MBG secara signifikan meningkatkan motivasi kehadiran dan konsentrasi belajar siswa.
Ikeu menjelaskan, konsentrasi erat kaitannya dengan perhatian dan proses identifikasi objek. Konsentrasi merupakan salah satu fungsi kognitif pada otak manusia, sehingga berkaitan dengan perkembangan otak anak dalam periode emas.
Menurut Ikeu, kemampuan konsentrasi ini dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti motivasi untuk belajar, asupan nutrisi yang masuk ke tubuh, keadaan psikologis, dan keadaan fisiologis. Seperti kualitas tidur, suara, pencahayaan, temperatur, serta desain belajar.
Jika terdapat gangguan terhadap memori jangka pendek pada anak, akan berpengaruh terhadap kemampuan anak dalam menyimpan suatu informasi dalam jangka waktu singkat. Ini disebut dapat membuat kapasitas dalam proses memori semakin kecil.
âAda berbagai faktor yang mempengaruhi konsentrasi di antaranya lingkungan belajar, kondisi psikologis siswa, motivasi, dan tentu saja asupan gizi. Nah, asupan gizi seperti protein, zat besi dan omega 3 dibutuhkan untuk perkembangan dan fungsi otak serta memori,â ucap Ikeu.
Program MBG, kata Ikeu, dirancang untuk memenuhi kebutuhan gizi anak, baik untuk pertumbuhan fisik, perkembangan, dan juga peningkatan kecerdasan. Tantangannya kemudian adalah lingkungan perilaku konsumsi anak yang kurang sehat dan ketersediaan pangan yang kurang mendukung perilaku konsumsi sehat.
âOleh karena itu mari kita kuatkan peran kita dalam mendukung lebih berhasilnya Program Makan Bergizi Gratis. Kami percaya bahwa program ini banyak membawa manfaat besar bagi generasi mendatang dan masyarakat secara keseluruhan,â kata Ikeu. ils/I-1
- Makan Bergizi Gratis (MBG)
- BGN
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
Banjir Penumpang di Stasiun Bandung, KAI Daop 2 Cetak Rekor Okupansi Luar Biasa
-
KemenPPPA Ajukan Tambahan Anggaran Rp392 Miliar untuk Program Tahun 2027
-
IHSG Hari Ini Menghijau, Pasar Bertaruh pada Meredanya Konflik AS-Iran
-
Rayakan HUT ke-499 Jakarta di Monas, Pramono Singgung Tantangan Sampah dan Banjir
-
Bapanas-Kemendag Kerja Sama Perkuat Pengawasan Pangan
-
Menteri Ekraf dan Dubes Korsel Adakan Pertemuan Bahas Kolaborasi Penguatan Kerja Sama Ekraf RI-Korea
-
Pemprov Jawa Tengah Salurkan Sapi Kurban 906 Kg kepada Warga Huntara Tegal
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.