Bahasa Biak Masuk Bahan Ajar Muatan Lokal, Sebuah Upaya Pelestarian

Senin, 28 Jul 2025, 01:04 WIB

BIAK – Pelajaran bahasa daerah Biak menjadi bahan pembelajaran muatan lokal sekolah dasar. "Ini sebagai upaya membangkitkan dan mempertahankan bahasa daerah agar tetap hidup digunakan dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan keluarga," ujar Wakil Bupati Biak Numfor Jimmy CR Kapissa, di Biak, Minggu.

Pembelajaran bahasa daerah Biak juga sebagai upaya melestarikan bahasa Biak supaya tidak punah. Ia mengakui, keberhasilan program revitalisasi bahasa daerah di lingkungan dinas pendidikan sehingga Bupati Biak Numfor Markus Oktovianus Mansnembra mendapatkan penghargaan 2025 dari Kementerian Pendidikan Dasar Menengah.

Ket. Foto: Kantor bupati — Sumber: ist

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kamaruddin mengatakan jajaran Disdik telah berhasil melaksanakan program revitalisasi bahasa Biak untuk dijadikan kurikulum pembelajaran muatan lokal.

Revitalisasi bahasa daerah Biak, lanjut dia, mencakup berbagai kegiatan seperti mendorong penggunaan bahasa daerah dalam lingkungan satuan pendidikan, media, buku bacaan serta dalam kehidupan sehari-hari. Dinas Pendidikan Biak juga memberikan pelatihan kepada guru dan komunitas penutur bahasa daerah.

"Program revitalisasi bahasa daerah merupakan wujud perlindungan bahasa daerah yang tertuang dalam Undang-Undang Dasar 1945," katanya. Ia berharap, dengan mengajarkan bahasa daerah Biak serta menyiapkan penutur bahasa di satuan pendidikan diharapkan dapat menjamin pelestarian budaya daerah saat ini dan ke depan.

Untuk perlindungannya bahasa daerah, lanjut dia, telah dijamin melalui Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara, serta Lagu Kebangsaan, Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah, dan Peraturan Pemerintah Nomor 57 Tahun 2014.

Sementara itu, para mahasiswa yang melaksanakan kuliah kerja nyata (KKN) di Biak Numfor diharapkan membantu mengembangkan daerah. Bupati Biak Numfor Markus Oktovianus Mansnembra mengharapkan para mahasiswa peserta KKN mampu mengidentifikasi permasalahan dan ikut serta dalam merumuskan solusi bersama masyarakat.

"KKN bukan hanya tentang pengabdian, tetapi juga tentang perjalanan membentuk karakter, kepemimpinan, dan kepedulian sosial di Kabupaten Biak Numfor," kata Bupati Biak Numfor Markus Oktovianus Mansnembra, Minggu.

Dia mengemukakan hal itu saat menyambut  sebanyak 1.158 mahasiswa Universitas Cenderawasih (Uncen) Jayapura yang melakukan kegiatan pengabdian masyarakat KKN berbasis kearifan lokal  di Biak Numfor.

Menurut dia, KKN mahasiswa adalah kontribusi nyata perguruan tinggi dalam menjawab persoalan-persoalan sosial di tengah lingkungan masyarakat setempat. Bahkan ajang KKN perguruan tinggi, menurut dia untuk menanamkan kemampuan intelektual muda yang peduli dan solutif terhadap tantangan masyarakat Papua.

Dia juga berharap, peserta KKN 2025 Uncen Jayapura mampu memberikan kontribusi positif bagi pembangunan masyarakat Kabupaten Biak Numfor. "Jajaran Pemkab Biak Numfor memberikan apresiasi atas hadirnya seribuan mahasiswa KKN Uncen untuk turut membantu pemerintah membangun daerah," ujar Bupati.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka

Berita Terbaru

Terisolasi Usai Gempa M 7,7! Kemen ESDM Beberkan Kondisi Listrik dan BBM di Manggarai!

Ramaikan GBK, Lebih dari 5.000 Peserta Tumpah Ruah di BrookFarm Almond Run 2026

Siap Duduk Satu Meja? Pertemuan Putin dan Donald Trump di KTT APEC Tinggal Menunggu Waktu!

Mencekam! Lahan Gambut Pinggir Jalan Tol Mendadak Terbakar, Petugas Bertarung Tengah Malam!

Harga Bahan Pokok Lebak Merangkak Naik, Ada Apa dengan Pasar?

Tinggalkan Cara Lama! UMKM Papua Dipaksa Naik Kelas Lewat Jurus Digital BI!

Ekspedisi Patriot Gebrak di Kawasan Transmigrasi Simeulue, Budi Daya Ikan Dibidik Jadi Mesin Ekonomi

Omzet UMKM di KKI 2026 Tembus Rp144,2 Miliar, Produk Lokal Makin Menggigit

TP PKK dan Pemkab Banjar Buka Akses Layanan Operasi Bibir Sumbing Berkelanjutan

Bangkit dari Cedera Langsung Juara Dunia! Keajaiban An Se-young Hancurkan Mimpi Rekor Akane!

Magetan Tak Mau Ketinggalan, Peta Jalan Ekraf 2027 Disiapkan untuk Gebrak Ekonomi Kreatif

Jalan-Jalan Makin Nyaman, Bogor Siapkan Bus Listrik untuk Rute Wisata

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

Bye-Bye Kabel Ruwet! Pemkot Banjarmasin Siapkan Sanksi Tegas Buat Provider Nakal!

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tidak Saling Menyalahkan Soal Asap Karhutla

Ratusan Pasukan BKO Diterjunkan! Kodam XII/Tanjungpura Siaga Satu Hadapi Karhutla Kalbar!

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.