Ribuan Hektare Tambak Ikan di Karawang Akan Direvitalisasi

Minggu, 27 Jul 2025, 19:15 WIB

KARAWANG - Dinas Perikanan Kabupaten Karawang, Jawa Barat menyebutkan ribuan hektare areal tambak ikan menjadi sasaran dalam program revitalisasi tambak Pantura yang digagas Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Kabid Budidaya Dinas Perikanan Karawang, Nur Ridwan Solihin di Karawang, Minggu menyampaikan melalui program revitalisasi tambak Pantura, Karawang ditetapkan sebagai salah satu daerah prioritas dalam pengembangan tambak ikan nila salin berkelanjutan.

Ket. Foto: Ilustrasi - Tambak ikan di Karawang. — Sumber: ANTARA/Ali Khumaini

Ia menyampaikan, pihaknya menyambut baik program tersebut sebagai upaya peningkatan produktivitas budidaya ikan dan penguatan ketahanan pangan nasional.

Total tambak yang akan direvitalisasi mencapai 6.979,51 hektare yang berada di lima kecamatan sekitar Karawang. Di antaranya di Kecamatan Batujaya, Cibuaya, Cilamaya Wetan, Pakisjaya, dan Tirtajaya.

Menurut dia, revitalisasi tambak yang diprogramkan itu bukan hanya membangun infrastruktur tambak. Namun juga mendorong tumbuhnya industri hilir dan hulu perikanan seperti pembibitan, pengolahan, dan kemasan.

"Termasuk di dalamnya akan ada program rehabilitasi lingkungan pesisir untuk mengatasi masalah abrasi," katanya.

Dalam skema nasional, katanya, Karawang menjadi satu dari empat kabupaten yang ditetapkan untuk proyek ini bersama Bekasi, Subang, dan Indramayu dengan total luas gabungan mencapai 20.413 hektare tambak.

"Revitalisasi tambak ini akan berdampak besar pada peningkatan ekonomi lokal, penyerapan tenaga kerja, dan perbaikan ekosistem produksi ikan air payau di Karawang," katanya.

Proyek ini akan dilaksanakan mulai akhir tahun 2025 (tahap persiapan), dengan pembangunan berlangsung dari Januari 2026 hingga Desember 2027. Beberapa tambak ditargetkan mulai operasi sejak Agustus 2026.

"Rencana program ini sudah disosialisasikan secara bertahap kepada masyarakat pesisir, dan mendapatkan respon yang baik," katanya. 

  • karawang
  • tambak ikan
  • revitalisasi
  • dinas perikanan

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Alfred, Antara

Berita Terbaru

Kabar Baik! Rupiah Menguat ke Rp17.690 per Dolar AS

BNPB Evakuasi Lansia Korban Gempa Pulau Palue ke RSUD Maumere, Begini Kondisinya

Mau Bayar Pajak Kendaraan Bermotor? Ini 14 Lokasi Samsat Keliling Jadetabek Senin

Jumlah rumah rusak akibat gempa di NTT

Cabai Rawit Makin Pedas! Harga Capai Rp69.950/Kg dan Telur Ayam Rp29.250

Mengkhawatirkan! Burung Ekek Keling Sunda Terancam Punah, Populasinya Kian Menurun

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.