Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Banjarmasin Bangun 'Kampung Inggris' Berbasis Wisata

📅 Minggu, 27 Jul 2025, 02:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Banjarmasin Bangun 'Kampung Inggris' Berbasis Wisata Doc: Antara
Ket. Wakil Wali Kota Banjarmasin Hj Ananda saat meresmikan pencanangan Kampung Hijau menjadi Kampung Inggris berbasis wisata, bekerjasama dengan BEM FKIK ULM Banjarmasin, Sabtu (26/7).

Banjarmasin - Pemerintah Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan berkolaborasi dengan BEM Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin membangun Kampung Inggris berbasis wisata.

Wakil Wali Kota Banjarmasin Hj Ananda di Banjarmasin, Sabtu (26/7), mengungkapkan, Kampung Inggris yang dibangun tersebut adalah objek wisata Kampung Hijau di Sungai Bilu Banjarmasin Timur.

Menurut dia, Kampung Inggris ini diluncurkan bertajuk "Greenlish Tourism" yaitu revitalisasi Kampung Hijau sebagai Kampung Inggris berbasis potensi desa wisata.

Ananda menyatakan, gerakan ini bukan hanya program seremonial, tetapi bagian dari strategi jangka panjang dalam membangun kota berbasis partisipasi warga dan generasi muda.

"Kampung Hijau ini kita dorong bukan hanya sebagai kawasan wisata lingkungan, tetapi juga sebagai pusat pembelajaran bahasa Inggris masyarakat," terangnya.

Menurut dia, ini adalah bentuk nyata bahwa mahasiswa tak hanya bergerak di ruang akademik, tapi terjun langsung sebagai pelopor perubahan sosial.

Dijelaskan Ananda, Greenlish Tourism akan berlangsung dalam beberapa tahap, yakni mulai dari pelatihan speaking sederhana, praktik dengan wisatawan, hingga penguatan branding wisata Kampung Hijau dalam bahasa Inggris.

"Nantinya akan dibuat materi visual, papan informasi multi bahasa, dan pelatihan khusus bagi pelaku UMKM setempat agar mampu melayani turis asing," katanya.

Menurut Ananda, visi pembangunan Kota Banjarmasin saat ini mengarah pada kota sungai yang cerdas, inklusif, dan berkelanjutan.

Oleh karena itu, dia menekankan pembangunan tak semata soal infrastruktur, melainkan juga pemberdayaan masyarakat dan penguatan budaya literasi.

"Kami percaya, pembangunan yang melibatkan langsung warga dan mahasiswa akan jauh lebih berdampak. Ini bukan proyek instan, melainkan gerakan berkelanjutan," ujarnya.

Pembina BEM FKIK ULM sekaligus koordinator, M Irwan Setiawan menuturkan, Greenlish Tourism merupakan program revitalisasi kawasan Kampung Hijau Sungai Bilu dengan pendekatan ekowisata yang dipadukan dengan pendidikan Bahasa Inggris dasar bagi warga.

"Lewat kegiatan ini, kami ingin menguatkan kepemimpinan dan manajerial mahasiswa dengan model pelayanan langsung ke masyarakat. Fokus kami kali ini adalah meningkatkan kualitas desa wisata, khususnya dari sisi komunikasi dengan wisatawan asing," kata Irwan.

Ia menambahkan, dalam beberapa bulan terakhir, kawasan Sungai Bilu mulai menarik wisatawan mancanegara. Sayangnya, warga belum terbiasa menyapa atau berinteraksi dasar dalam Bahasa Inggris.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.