- Home
-
- Luar Negeri
-
- Malaysia Bergejolak! PM An...
Malaysia Bergejolak! PM Anwar Ibrahim Dituntut Mundur, Mahathir Mohamad Pimpin Demo
Sabtu, 26 Jul 2025, 13:32 WIBKUALA LUMPUR - Masyarakat Malaysia dari berbagai unsur memadati Dataran Merdeka, Kuala Lumpur, Malaysia, Sabtu (26/7), untuk melakukan aksi unjuk rasa.
Para pengunjuk rasa tampak mengenakan pakaian serba hitam, menuntut berbagai isu terkait kepemimpinan Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, para pengunjuk rasa berkumpul di empat titik sejak pagi hari, antara lain di Dataran Sogo, Masjid Jamek, Masjid Negara dan Pasar Seni.
Selanjutnya pada Sabtu siang, mereka bertolak ke Dataran Merdeka sebagai titik pusat aksi.
Mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad dikabarkan akan ikut serta dalam aksi tersebut di Dataran Merdeka.
Sebelumnya, Sekretaris politik Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim, Shamsul Iskandar, mengatakan rencana aksi protes "Turun Anwar" yang bergulir 26 Juli 2025 hanya kepentingan politis segelintir pihak.
Dia menegaskan hal itu hanya upaya politik kelompok kecil yang berusaha mempertahankan keberadaannya, seraya mengatakan protes itu bukan wujud nyata ketidakpuasan rakyat kepada kepemimpinan Anwar Ibrahim.
"(Protes) Ini bukan tentang rakyat, ini tentang sekelompok kecil yang mencoba membalikkan apa yang gagal mereka capai melalui kotak suara," kata Shamsul Iskandar.
Menurut South China Morning Post, aksi yang digelar partai oposisi Partai Islam Se-Malaysia (PAS), protes tersebut menuduh Perdana Menteri Anwar Ibrahim tidak memenuhi janji kampanye, salah menangani ekonomi, dan menunjukkan kecenderungan otoriter, termasuk upayanya yang kontroversial untuk mendapatkan kekebalan hukum dari tuduhan penyerangan seksual.
Aksi unjuk rasa selama dua jam tersebut diperkirakan sebagian besar akan dipimpin oleh rival politik Anwar, termasuk Mahathir Mohamad dan Muhyiddin Yassin. Sekelompok organisasi non-pemerintah terkemuka pada hari Jumat menyatakan dukungan mereka terhadap reformasi kelembagaan tetapi tidak mendukung perubahan pemerintahan di tengah masa jabatan.
Kehadiran polisi terlihat jelas, puluhan petugas berseragam berpatroli di area tersebut. Lebih dari 2.000 petugas dan personel polisi ditempatkan di titik-titik kumpul utama sejak setidaknya pukul 11.00.
Aksi unjuk rasa ini diperkirakan akan menarik 15.000 peserta, dengan rencana berbaris menuju Lapangan Merdeka pukul 14.00 waktu setempat. Penyelenggara sebelumnya mengatakan mereka memperkirakan jumlah peserta lebih dari 100.000 orang.
Pihak berwenang mengatakan tidak akan memblokir unjuk rasa tersebut, Menteri Dalam Negeri Saifuddin Nasution Ismail mengonfirmasi bahwa polisi akan memfasilitasi protes tersebut menyusul putusan Pengadilan Federal pada 1 Juli. Jalan-jalan akan tetap dibuka, lalu lintas di dekat pusat kota kemungkinan akan dialihkan.
Meskipun protes tersebut secara resmi disetujui, Kamar Jaksa Agung Malaysia pada hari Rabu memperingatkan para pegawai negeri sipil agar tidak ikut serta â menggemakan taktik pemerintahan sebelumnya yang pernah ditentang Anwar.
Kelompok-kelompok hak sipil segera mengecam peringatan tersebut. "Jaksa Agung harus menghormati dan menegakkan ketentuan Konstitusi Federal. Bukan tugas Jaksa Agung untuk mengeluarkan pernyataan pers yang membela kepentingan koalisi politik yang berkuasa, yang menjadi sasaran demonstrasi ini," kata Lawyers for Liberty, kelompok yang didirikan oleh para aktivis yang pernah berunjuk rasa bersama Anwar di jalanan.
Aksi protes hari Sabtu yang menuntut Anwar mundur menyusul demonstrasi lain awal bulan ini oleh ratusan praktisi hukum atas dugaan campur tangan dalam peradilan.
Protes dan perubahan tiba-tiba pemerintah ke arah pengeluaran populis menunjukkan ketegangan yang lebih dalam dalam kepemimpinan Anwar: upayanya untuk menyeimbangkan pengendalian keuangan dengan mempertahankan dukungan politik.
Sejak menjabat, Anwar telah berulang kali mengatakan Malaysia perlu memangkas tagihan subsidi sebesar US$12 miliar dan menurunkan defisitnya. Namun, tindakan terbarunya justru menarik Malaysia ke arah sebaliknya.
- Unjuk Rasa
- PM Malaysia Anwar Ibrahim
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara, Lili Lestari
Berita Terkait:
-
Pasca-Aksi Unjuk Rasa, Irjen Kemendagri Pastikan Wilayah Solo Raya Kembali Kondusif
-
Campak Merebak di Sampang, Ratusan Anak Terkonfirmasi Positif
-
Cegah Dana Mengendap, Pramono Percepat Lelang Proyek di Jakarta
-
PM Anwar Ibrahim: Investasi Google Rp33,5 Triliun di Malaysia Melaju Pesat, Lampaui Target Awal
-
Lokalisasi Manufaktur Pacu Nilai Tambah
-
Raymond/Joaquin Jaga Ganda Putra Utuh hingga Semifinal Australia Open
-
Pemprov Banten Alokasikan Rp18,8 Miliar Bansos untuk 37.000 Warga
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.