Lima Orang Tewas dalam Kebakaran di Pesanggrahan Raya Semarang, Wali Kota Agustina Janji Bakal Bangun Lagi Rumah Korban

Sabtu, 26 Jul 2025, 19:32 WIB

SEMARANG — Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti turun langsung ke lokasi kebakaran di Jalan Pesanggrahan Raya, Kelurahan Mlatibaru, Kota Semarang, Jawa Tengah. Setelah satu rumah warga hangus terbakar dan menewaskan lima anggota keluarga. Peristiwa tragis yang terjadi pada Jumat (25/7) pukul 02.20 WIB tersebut meninggalkan duka mendalam bagi warga Kota Semarang.

Dalam kunjungannya, Agustina menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban. Ia mengungkapkan bahwa Pemerintah Kota Semarang turut berduka atas musibah yang menimpa warganya.

Ket. Foto: Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti meninjau lokasi kebakaran di Jalan Pesanggrahan Raya, Kelurahan Mlatibaru, Kota Semarang, Jawa Tengah, Jumat (25/7). — Sumber: koran jakarta/dok

“Atas nama Pemkot Semarang, saya menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban. Ini tragedi yang menyentuh hati kita semua,” ungkapnya di hadapan warga.

Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang merespons cepat peristiwa tersebut dengan menyiapkan bantuan bagi keluarga yang terdampak.

Agustina menyatakan bahwa Pemkot akan memberikan dukungan dalam bentuk bantuan sosial dan rencana pembangunan rumah baru melalui skema bedah rumah yang telah dialokasikan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Kami akan bantu keluarga korban membangun kembali rumahnya. Dalam anggaran kami tersedia program bedah rumah senilai Rp40 juta untuk pembangunan dari nol. Namun yang terpenting saat ini adalah pemulihan kondisi warga, baik secara fisik maupun psikologis,” jelas dia.

Ia juga memberikan apresiasi atas respons cepat dari berbagai instansi, seperti Dinas Pemadam Kebakaran, BPBD, Dinas Sosial, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, kepolisian, serta warga sekitar yang bersinergi dalam penanganan kejadian tersebut.

Lebih lanjut, Agustina mengingatkan masyarakat akan pentingnya pencegahan kebakaran, terutama yang disebabkan oleh korsleting listrik.

Ia mengimbau agar warga secara rutin melakukan pengecekan instalasi kelistrikan dan memastikan kondisi aman sebelum meninggalkan rumah.

“Penyebab utama kebakaran ini adalah hubungan arus pendek. Maka saya minta warga lebih teliti terhadap kondisi kelistrikan rumah masing-masing. Jangan abaikan perawatan kabel atau peralatan listrik. Keselamatan harus jadi prioritas,” imbaunya.

Kehadiran langsung Wali Kota di lokasi bencana menjadi simbol kepedulian Pemkot terhadap warganya yang tertimpa musibah. Pemekot Semarang berkomitmen memberikan pendampingan berkelanjutan untuk membantu korban pulih dan bangkit dari tragedi ini.

  • kebakaran rumah
  • Wali Kota Agustina

Redaktur: Sriyono

Penulis: Henri pelupessy

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.