Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kabut Asap Dampak Karhutla Muncul di Landasan Ulin Banjarbaru

📅 Jumat, 25 Jul 2025, 01:30 WIB | Oleh:
Kabut Asap Dampak Karhutla Muncul di Landasan Ulin Banjarbaru Doc: ANTARA/Tumpal Andani Aritonang
Ket. Kabut asap diduga akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) muncul di kawasan Jalan Ahmad Yani, Landasan Ulin, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Jumat (25/7) dini hari.

BANJARBARU - Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) muncul di kawasan Jalan Ahmad Yani, Landasan Ulin Barat, Kecamatan Liang Anggang, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, pada Jumat dini hari.

“Saya kira embun, namun aromanya menyengat seperti asap kebakaran, awalnya saya kira embun,” kata salah satu pengendara yang melintas, Muhammad Rifki.

Rifki yang melintas di Jalan Ahmad Yani itu, mengaku melihat kabut asap tampak jelas di kawasan Jalan Ahmad Yani Landasan Ulin Barat tersebut. Sementara di kawasan lain setelah melintas 3 kilometer, asap tidak begitu terlihat jelas.

Sebelumnya, pada Kamis (24/7) sore, karhutla terjadi di Kecamatan Landasan Ulin, sekitar enam kilometer ke arah selatan tepatnya di areal Kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Antasari Banjarbaru.

Selai itu, karhutla juga terjadi di Pengayuan, Landasan Ulin Selatan, sekitar tujuh kilometer dari titik kabut asap yang muncul di Jalan Ahmad Yani Banjarbaru.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Kalimantan Selatan (BPBD Kalsel) menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada dua titik tersebut.

Anggota Tenaga Kebencanaan (TKB) BPBD Kalsel Muhammad Rijali di Banjarbaru, Kamis (24/7), mengatakan informasi karhutla di Landasan Ulin Selatan diterima sekitar pukul 14.16 WITA, sedangkan di Landasan Ulin Tengah sekitar pukul 14.41 WITA.

“Petugas BPBD Banjarbaru mampu menangani karhutla dengan cepat di Landasan Ulin Selatan, sementara petugas gabungan kota dan provinsi masih menangani di Landasan Ulin Tengah tepatnya di kawasan Kampus UIN Antasari,” ujar dia.

Pantauan di lapangan, kabut asap di Jalan Ahmad Yani tersebut dengan sebaran asap di jalan sekitar empat kilometer. Jika melintas menuju ke arah Bandara Internasional Syamsudin Noor Banjarbaru sekitar 4,5 kilometer, asap tidak begitu terlihat di kawasan bandara.

Kabut tersebut tercium dengan aroma menyengat seperti asap yang bersumber dari kebakaran. Kabut asap tersebut diduga berasal dari kebakaran lahan yang terjadi sehari sebelumnya, yang berada di kawasan bagian selatan munculnya kabut asap itu.*

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
  • Indonesia Kantongi 5 Medali Asian Games
    persaingan ketat, mungkinkah kontingen Indonesia bisa masuk 3 ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Megapolitan
Inovatif, Ada Layanan Mobil...
Daerah
Banjir Bandang Rusak Perkan...

Rupiah Masih Rentan - 22 September 2026

48 menit yang lalu | Oka Wahyu

Ekonomi
Rupiah Masih Rentan - 22 Se...
Advertisement
Luke Vickery Hingga Maarten Paes Tiba di Jakarta, Skuad Mewah John Herdman Siap Mengguncang FIFA ASEAN Cup 2026

Luke Vickery Hingga Maarten Paes Tiba di Jakarta, Skuad Mewah John Herdman Siap Mengguncang FIFA ASEAN Cup 2026

21 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.