Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Warga DKI Bisa Pesan Parkir Secara Online

📅 Kamis, 24 Jul 2025, 16:20 WIB | Oleh:
Warga DKI Bisa Pesan Parkir Secara Online Doc: ANTARA/Lifia Mawaddah Putri.
Ket. Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo saat dijumpai di Balai Kota Jakarta, Kamis (24/7).

Jakarta -- Kepala Dinas Perhubungan (Disbub) DKI Syafrin Liputo mengungkapkan, warga Jakarta nantinya bisa memesan slot parkir pinggir jalan (on-street) secara daring (online) lewat sistem JakParkir.

“Nanti 'grand design'-nya, warga itu lewat handphone bisa melakukan perencanaan akan parkir di mana. Sehingga dia bisa melakukan 'booking' parkir, walaupun itu parkir 'on-street (di jalan),'” kata Syafrin saat dijumpai di Balai Kota Jakarta, Kamis.

Syafrin mengatakan, hal itu merupakan rancangan menyeluruh (grand design) guna menjadikan Jakarta sebagai kota digital, sekaligus untuk mengatasi kemacetan.

Syafrin menjelaskan, saat ini JakParkir baru diterapkan di sekitar 10 ruas jalan di Jakarta.

Ke depan, Dishub Jakarta berencana akan memperluas penerapannya di seluruh ruas jalan yang memiliki parkir "on-street".

“Itu secara tidak langsung kita sudah menerapkan teknologi di sana. Tapi memang ini masih terbatas,” kata Syafrin.

Dengan sistem ini, Dishub berharap parkir di pinggir jalan bisa lebih tertib dan efisien.

Syafrin mencontohkan selama ini satu ruang parkir sering digunakan tidak sesuai karena kendaraan parkir sembarangan.

"Yang harusnya dua ruang parkir untuk dua kendaraan, tiba-tiba hanya dipakai oleh satu, karena dia parkirnya tidak pas misalnya," kata Syafrin.

Lewat JakParkir, lanjut Syafrin, setiap slot parkir 'on-street' akan diatur agar pengguna bisa memesan sesuai kapasitas.

Targetnya, digitalisasi parkir ini akan mendukung program “Lancar Jakarta” atau konsep Lalu lintas yang Cerdas, Adaptif dan Responsif".

“Keseluruhan ini dalam rangka mewujudkan prinsip Lancar Jakarta. Mulai dari penerapan Intelligent Traffic Control System (ITCS) sampai digitalisasi parkir, tujuannya satu: membuat Jakarta merdeka dari macet,” kata Syafrin.

Kendati demikian, Syafrin belum menginformasikan kapan hal ini akan direalisasikan.

Syafrin mengatakan, saat ini Dishub Jakarta masih fokus untuk mendorong agar seluruh jalan sudah terdigitalisasi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Sekjen PBB Soroti Tantangan Lonjakan Populasi Lansia

54 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Sekjen PBB Soroti Tantangan...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.