- Home
-
- Megapolitan
-
- Gubernur DKI Desak Kementa...
Gubernur DKI Desak Kementan Transparan soal Isu Beras Oplosan, Salah Satunya Keterlibatan BUMD DKI
Rabu, 23 Jul 2025, 14:13 WIBJAKARTA â Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta pihak Kementerian Pertanian (Kementan) transparan terkait isu dugaan beras oplosan yang melibatkan salah satu BUMD DKI Jakarta berinisial FS.
âJadi secara prinsip, kebetulan sebelum saya sampai di Jakarta saya berkomunikasi dengan Menteri Pertanian. Apapun yang menjadi arahan dan sekaligus temuan, maka saya bilang tidak boleh ditutup-tutupi," ujar Gubernur Jakarta Pramono Anung di Balai Kota Jakarta, Jakarta Pusat, Rabu (23/7).
Pramono menegaskan bahwa seluruh pihak yang terlibat harus bertanggung jawab atas hal tersebut. Sebab, kata Pramono, keterbukaan menjadi hal yang penting dalam kasus ini.
âKarena memang FS ini kan salah satu yang kemudian menjaga harga di Jakarta. Dan saya berkepentingan bertanggung jawab untuk itu," kata Pramono.
Saat ditanya mengenai langkah yang akan diambil jika dugaan tersebut terbukti, Pramono mengatakan hal itu akan bergantung pada keputusan aparat penegak hukum.
âYa itu nanti aparat penegak hukumnya. Saya tidak mau ikut campur urusan itu,â kata Pramono.
Kementan telah mengungkapkan bahwa sejumlah merek beras tidak memenuhi standar mutu beras premium sebagaimana yang ditetapkan pemerintah.
Staf Khusus Gubernur Jakarta Bidang Komunikasi Publik Chico Hakim juga sempat mengatakan bahwa Pemprov Jakarta akan menunggu hasil investigasi dari pihak berwenang terkait temuan beras milik FS yang disebut tidak sesuai dengan mutu premium dari Kementan.
"Kita tunggu nanti pengumuman dari pihak yang berwajib ya. Karena sepengetahuan kami, sekarang kasusnya ada di Bareskrim," kata Chico.
Chico juga menjelaskan bahwa operasional FS akan tetap berjalan normal, meski kini dalam pemeriksaan soal dugaan praktik pengoplosan beras.
Sebelumnya, Wakil Gubernur Jakarta Rano Karno menginstruksikan kepada instansi terkait agar memberikan tindakan tegas sesuai aturan hukum yang berlaku kepada pihak-pihak yang terbukti terlibat dalam pelanggaran mutu beras (beras oplosan).
"Dievaluasi saja. Kalau ada kesalahan, tindak saja,â kata dia usai meninjau lokasi kebakaran di Jalan Kutilang, Kelurahan Bukit Duri, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan, Minggu.
Rano tak menanggapi lebih lanjut terkait kasus dugaan beras oplosan. Namun, dalam kesempatan sebelumnya dia memastikan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan bersikap transparan dan mendalami masalah secara objektif. Dia juga memastikan adanya audit dan pemeriksaan internal oleh Inspektorat DKI Jakarta.
Sementara itu, DPRD DKI Jakarta berencana memanggil salah satu BUMD yaitu FS yang diduga terlibat dalam kasus beras oplosan. Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Basri Baco mengatakan tujuan pemanggilan untuk meminta penjelasan tentang mutu beras yang dijual selama ini.
Baco mengatakan, apabila FS terbukti mengoplos beras dengan mutu di bawah premium, maka Pemprov DKI harus memberikan sanksi tegas.
Dia tak ingin masyarakat dirugikan akibat beras yang dibeli dengan harga premium namun yang didapatkan justru beras dengan mutu standar medium.
Sebelumnya, Kementerian Pertanian menyebut beras bermerek produksi sejumlah pihak yang beredar di pasaran tidak memenuhi standar mutu beras premium.
Hal itu diketahui setelah dilakukan pengujian laboratorium di lima lokasi berbeda. Kementan juga menyatakan temuan tersebut juga menunjukkan bahwa produk dijual di atas harga eceran tertinggi (HET), yang berpotensi merugikan konsumen.
- Kementan
- Gubernur DKI Pramono Anung
- Beras Oplosan
Redaktur: Sriyono
Penulis: Sriyono
Berita Terkait:
-
Sumut Luncurkan Aplikasi BRS SDGs, Sistem Pendaftaran Bisnis Digital Pertama di Indonesia
-
Kemendiktisaintek Terbitkan Edaran Soal Penyesuaian Pola Belajar di Kampus
-
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa: Harga BBM Subsidi Tetap hingga Akhir 2026
-
MPR Berlakukan Empat Hari Kerja dan Matikan Lampu Jam 18.00 WIB
-
Krisis Energi Menghantui: Australia Jamin Stok Bahan Bakar Aman
-
Pemprov DKI dan BPIP Revitalisasi Mapel Pancasila di Semua Jenjang Pendidikan
-
Kementan Gandeng Pemda Magetan Perkuat Serapan Telur Peternak Rakyat
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.