Geopark Meratus Dipromosikan ke 14 Negara, Kalsel Incar Status UNESCO Global Geopark

Rabu, 23 Jul 2025, 11:32 WIB

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) mempromosikan kawasan Geopark Meratus sebagai UNESCO Global Geopark (UGGp) kepada 14 negara saat peluncuran Site Kalsel Park Mandiangin di Tahura Sultan Adam, Banjar.

Wakil Gubernur Kalsel Hasnuryadi Sulaiman di Banjarmasin, Selasa, mengatakan peluncuran Kalsel Park Mandiangin yang merupakan bagian dari Geopark Meratus, mengundang 14 negara sebagai mitra wisata mengikuti acara International Forum on Eco-Geo Tourism yang diselenggarakan secara daring.

Ket. Foto: Wakil Gubernur Kalsel Hasnuryadi Sulaiman (kedua kiri) bersama penari Dayak khas Kalimantan saat peresmian Kalsel Park Mandiangin di Taman Hutan Raya Sultan Adam, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan — Sumber: Antara Foto

“Pengembangan Kalsel Park dukungan dari pihak swasta PT. Shafwah Global Utama untuk mewujudkan pariwisata berbasis konservasi yang progresif di Banua. Ini langkah luar biasa memperkuat posisi Kalsel sebagai tujuan wisata nasional hingga internasional dengan potensi yang sangat menjanjikan,” ujar dia.

Forum on Eco-Geo Tourism ini menjadi ajang promosi kawasan Geopark Meratus sebagai UNESCO Global Geopark kepada kancah internasional, sekaligus memperkuat jejaring kerja sama lintas negara pada bidang pariwisata berbasis konservasi dan geologi.

"Kami mengharapkan kehadiran Kalsel Park Mandiangin dapat menjadi warisan positif bagi generasi mendatang, sekaligus ruang edukasi dan pelestarian lingkungan yang terus hidup dan berkembang,” ucap Hasnuryadi.

Sementara itu, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalsel Fathimatuzzahra mengatakan kerja sama Pemprov Kalsel dengan PT Shafwah Global Utama mengembangkan kawasan Kalsel Park Mandiangin di Tahura Sultan Adam bakal berlangsung jangka panjang dengan skema bertahap.

"Ruang lingkup kerja sama ini disepakati selama lima tahun dan dapat diperpanjang secara bertahap hingga mencapai 20 tahun ke depan," ungkapnya.

Fathimatuzzahra menjelaskan kerja sama ini menggunakan pola bagi hasil yang telah disepakati kedua belah pihak, yakni proyek akan dijalankan dengan komposisi pembagian keuntungan 30 persen untuk Pemprov Kalsel dan 70 persen PT Shafwah Global Utama pada lima tahun pertama.

Skema tersebut bakal diperpanjang setiap lima tahun hingga memasuki fase keempat dengan komposisi keuntungan yang menjadi seimbang atau 50 persen berbanding 50 persen antara pemerintah daerah dan mitra swasta.

“Ini adalah model kerja sama yang progresif dan berkeadilan, karena pemerintah daerah tetap mendapatkan keuntungan berkelanjutan, dan seluruh sarana dan prasarana yang dibangun akan menjadi aset milik Tahura Sultan Adam pada akhir masa kerja sama,” tutur Fathimatuzzahra.

Diketahui, Kalsel Park Mandiangin Tahura Sultan Adam menyajikan keindahan alam dan fasilitas modern yang dirancang sebagai destinasi wisata unggulan yang menawarkan berbagai pengalaman unik bagi wisatawan.

Beragam fasilitas telah disediakan, antara lain area glamping (glamour camping), kabin penginapan, area pertemuan luar ruangan (outdoor meeting area), serta kafe dan restoran bernuansa alam yang dilengkapi dengan panggung teater terbuka sebagai ruang ekspresi seni dan hiburan di tengah suasana hutan tropis.

“Kami ingin Tahura tidak hanya menjadi paru-paru Kalsel, tetapi juga menjadi ruang edukasi, rekreasi, dan ekonomi hijau yang memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat,” ujar Fathimatuzzahra.

  • Geopark Meratus sebagai bagian UNESCO Global Geopark

Redaktur: Yebdi Trismar

Penulis: Tim Koran Jakarta

Berita Terbaru

Sempat Unggul, Liverpool Gagal Menang! Newcastle Paksa The Reds Berbagi Poin

Gempa M 5,2 Guncang Manggarai NTT, Ada Potensi Tsunami? Ini Penjelasan BMKG

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

Karya Kreatif Indonesia dan Karya Kreatif Benuanta 2026, Dorong kebangkitan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Karhutla di Tengah El Nino Ancam Ekonomi, Dampaknya Bisa Lebih Besar dari Nilai Hutan yang Terbakar

Pameran Arsip Asrul Sani Telusuri Jejak Kreatif Maestro Sastra dan Film

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palembang, Jarak Pandang Kurang dari 50 Meter dan Kualitas Udara Berbahaya

QRIS Menjangkau 65,77 Juta Pengguna, Mayoritas Merchant Merupakan UMKM

Penyerapan Gabah Petani Capai 3,67 Juta Ton, Bulog Dekati Target 4 Juta Ton

Mendadak Gelar Ratas pada Malam Hari di Waktu Libur! Presiden Bahas Karhutla dan Bencana di NTT

Daun Pandan Tak Sekadar Aroma Khas, Ada Ikatan antara Hainan dan Indonesia yang Terjalin Semakin Erat

Kegiatan Gratis di HBKB Kenalkan Bahasa Isyarat kepada Masyarakat

Banten Siapkan Fasilitas Hoki Baru 2027, Target Cetak Atlet untuk PON 2032 hingga

Karhutla di Kalbar Capai 38 Ribu Hektare, BNPB Waspadai Ancaman Bencana Asap

Status Bandara IKN Bakal Diubah Jadi Bandara Umum

TNI Siagakan 73.766 Personel Tangani Karhutla di Berbagai Wilayah.

TNI Salurkan 695,17 Ton Bantuan untuk Korban Gempa NTT.

Perlu Audit Nasional PMB Jalur Mandiri PTN Buntut Kasus Unsoed

Kelas Menengah Menyusut Pertanda Kemajuan Pembangunan Indonesia Melambat

Pramono Siapkan 10.000 Bus Listrik untuk Atasi Polusi dan Kemacetan Jakarta

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.