Wali Kota Banjarmasin Turun Ke Sekolah Terapkan Program Satu Arah

Selasa, 22 Jul 2025, 20:25 WIB

BANJARMASIN – Wali Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, H Muhammad Yamin HR, turun ke sekolah untuk penerapan program Satu Arah atau sekolah taat peraturan daerah.

Yamin di Banjarmasin, Selasa (22/7), menyampaikan keterlibatannya langsung ini sebagai langkah konkret dalam menumbuhkan kedisiplinan dan menekan kenakalan remaja di lingkungan sekolah.

Ket. Foto: Wali Kota Banjarmasin, H Muhammad Yamin HR, saat berinteraksi dengan para siswa SMPN 29 Banjarmasin untuk penerapan program Satu Arah atau sekolah taat peraturan daerah, Selasa (22/7/2025). — Sumber: ANTARA

Dia menyampaikan program yang diinisiasi Satpol PP Kota Banjarmasin ini menyentuh semua sekolah, utamanya di tingkat SMP dan SMA sederajat.

Yamin yang hadir langsung di SMPN 29 Banjarmasin pada hari ini untuk pembentukan program Satu Arah ini menyampaikan, penting para siswa memahami tugas dan wewenang Satpol PP sebagai aparat penegak peraturan daerah.

Satpol PP juga, ujar dia, bertugas mengedukasi siswa untuk menjauhi tindakan negatif seperti tawuran, bolos sekolah hingga penyalahgunaan zat berbahaya.

"Satpol PP itu bukan hanya menertibkan pedagang kaki lima, tetapi juga turut mengawasi perilaku remaja di luar jam sekolah, seperti anak yang berkelahi, tauran, bahkan yang menyalahgunakan lem fox. Ini semua adalah bentuk kepedulian agar anak-anak kita bisa tumbuh menjadi generasi penerus yang sehat dan berakhlak," ucap Yamin.

Dia menekankan pentingnya peran kolaboratif antara guru, orang tua, dan instansi pemerintah dalam membentuk karakter peserta didik.

"Membina anak-anak bukan hanya tugas guru di sekolah, tetapi harus bersama-sama. Guru membimbing di sekolah, orang tua mendidik di rumah, dan kami di pemerintah hadir memberikan pembinaan umum," ujarnya.

Kepala Satpol PP Kota Banjarmasin Ahmad Muzaiyin menjelaskan,bahwa program Satu Arah telah digagas sejak 2023, sebagai respon terhadap meningkatnya kenakalan remaja pada tahun-tahun sebelumnya.

"Fenomena di 2022-2023 sempat mengkhawatirkan banyak kasus bolos, tauran, mabok akibat mengalahgunakan ngelem fox. Maka dari itu kami luncurkan program ini," ungkap Muzaiyin.

Dia menambahkan, hingga pertengahan 2025, program ini telah menjangkau 48 sekolah, terdiri atas 35 SMP dan 13 SMA Negeri di Kota Banjarmasin.

Tujuannya tak lain adalah untuk mencegah sejak dini potensi kenakalan remaja melalui pendekatan edukatif dan preventif.

"Harapan kami, paling tidak program ini bisa meminimalisasi kenakalan remaja dan mengedukasi siswa agar lebih mengenal nilai-nilai kedisiplinan, hukum, dan tanggung jawab sosial," ujarnya.

Dengan kegiatan seperti ini, Pemerintah Kota Banjarmasin terus menunjukkan komitmennya dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, tertib dan kondusif, menuju Banjarmasin yang Maju dan Sejahtera.

  • Wali Kota Banjarmasin

Redaktur: Bambang Wijanarko

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.