Tak Mau Ketinggalan, Bahlil pun Ikuti Prabowo Sebut Golkar Juga “Adik-Kakak” dengan PDIP

Selasa, 22 Jul 2025, 19:40 WIB

JAKARTA – Seakan-akan tidak mau ketinggalan, Ketua Umum (Ketum) DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia serta merta mengikuti pernyataan Presiden Prabowo Subianto, yang juga Ketua Umum DPP Partai Gerindra, dengan menyebut Golkar juga "adik-kakak" dengan PDI Perjuangan (PDIP).

“(Golkar) adik-kakak juga (dengan PDIP),” katanya menjawab pertanyaan wartawan setelah rapat terbatas membahas optimalisasi kawasan ekonomi khusus (KEK) yang dipimpin oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Selasa (22/7).

Ket. Foto: Ketua Umum (Ketum) DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia — Sumber: antara foto

Dia melanjutkan Golkar menyambut baik pernyataan Presiden Prabowo yang menyebut Gerindra dan PDIP sebenarnya adik-kakak. “Semua kita adik-kakak," kata Bahlil.

“Pokoknya sebangsa se-Tanah Air, kita harus baik,” sambung Bahlil yang juga Menteri ESDM itu.

Terkait kemungkinan PDIP masuk kabinet, Bahlil kemudian menyebut keputusan itu merupakan hak prerogatif Presiden Prabowo.

Presiden Prabowo, di hadapan Ketua DPP PDIP Puan Maharani, yang juga menjabat Ketua DPR RI, menyebut Gerindra dan PDIP adik dan kakak.

“Saya katakan Bung Karno adalah milik seluruh rakyat Indonesia. Nyuwun sewu Mbak Puan, Bung Karno bapak saya juga, mungkin kalau dipotong (menunjuk dada) ini yang keluar Marhaen juga. Ini sebenarnya PDIP sama Gerindra ini kakak adik ini,” kata Presiden Prabowo berkelakar saat memberikan sambutan dalam acara peluncuran Koperasi Desa/Koperasi Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah (21/7).

Puan dan elite PDIP lain yang hadir dalam acara peluncuran itu, yaitu Wakil Ketua MPR RI Bambang Wuryanto alias Bambang Pacul dan Ketua Komisi I DPR Utut Adianto pun sontak tertawa.

Marhaen yang disebut oleh Prabowo merujuk kepada ajaran Marhaenisme yang diperkenalkan oleh Bung Karno. "Marhaenisme" sendiri terinspirasi dari sosok seorang petani bernama Marhaen. Sosok Marhaen menginspirasi Bung Karno memperjuangkan nasib rakyat kecil, termasuk para petani melawan penindasan penjajah kolonial Hindia-Belanda.

Dalam kesempatan yang sama, Presiden Prabowo juga menekankan Bung Karno yang merupakan kakek dari Puan Maharani merupakan milik seluruh bangsa Indonesia. “Kita semua adalah ingin Indonesia lebih baik, ingin Indonesia sejahtera, ingin Indonesia sungguh-sungguh merdeka, ingin Indonesia bangkit berdiri di atas kaki kita sendiri, itu semboyan proklamator kita, pendiri bangsa kita Bung Karno yang saya katakan Bung Karno adalah milik seluruh rakyat Indonesia," kata Prabowo.

Redaktur: Sriyono

Penulis: Sriyono

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.